Bahlil dan Zulhas Lapor ke Prabowo: Pasokan Energi dan Pangan Aman Jelang Lebaran

Bahlil menyampaikan dirinya dan Menko Pangan Zulkifli Hasan melaporkan kepada Prabowo bahwa pasokan energi dan pangan tetap aman terkendali.

Diterbitkan 04 Maret 2026, 19:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo rapat terbatas bahas kesiapan energi dan pangan jelang Idulfitri.
  • Menteri ESDM dan Pangan laporkan pasokan energi dan pangan aman, harga terjangkau.
  • Pemerintah diminta terus pantau pasokan BBM, LPG, dan bahan pokok cegah kelangkaan.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, (4/3/2026), untuk memastikan kesiapan sektor energi dan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam rapat tersebut, pemerintah melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga agar masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran dengan tenang.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan dirinya dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan kepada Prabowo bahwa pasokan energi dan pangan tetap aman terkendali.

"Baik saya maupun Pak Zul sudah menyampaikan kepada Presiden, dari sektor energi maupun pangan terhadap harga-harga juga masih dalam kondisi yang terjangkau," kata Bahlil usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Menurut dia, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah terus memantau perkembangan situasi menjelang Lebaran, khususnya pasokan energi dan bahan pokok. Hal ini agar tak terjadi kelangkaan BBM, LPG, maupun bahan pangan.

"Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan lebaran, terutama menyangkut dengan energi, BBM gak boleh ada langka, kemudian LPG, kemudian pangan juga yang tadi Pak Zul," jelasnya.

 

Pasokan Pangan Aman

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan bahwa kondisi pasokan pangan nasional berada dalam situasi aman dan harga tetap terkendali.

Terkait dampak konflik global terhadap ketersediaan pangan, Zulhas menegaskan bahwa cadangan pangan nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi cukup.

"Aman, stok aman. Kan kita beras cukup, apa cukup ya. (stok) 4 juta, lebih dari cukup ya," ungkapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6