Polda Metro Jaya Beberkan Libatkan Brimob Ikut Turun Patroli di Wilayah Hukumnya

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, pelibatan Brimob dalam partoli kewilayahan bukan tanpa alasan, salah satunya penguatan.

Diterbitkan 19 Februari 2026, 11:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Brimob dilibatkan untuk penguatan pengamanan di titik dan jam rawan.
  • Brimob juga berperan preventif, cegah tawuran dan kejahatan jalanan.
  • Patroli Brimob berhasil amankan terduga pelaku penusukan di Duren Sawit.

Liputan6.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, pelibatan Brimob dalam partoli kewilayahan bukan tanpa alasan. Menurut dia, diterjunkan Brimob sebagai langkah penguatan pengamanan, khususnya di titik dan jam rawan.

"Kehadiran Brimob di kewilayahan merupakan bantuan penguatan bagi satuan kewilayahan, khususnya pada titik dan jam rawan," ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Dia mengatakan, Brimob memang memiliki kemampuan penanggulangan gangguan keamanan berintensitas tinggi. Namun, satuan tersebut juga bisa dilibatkan dalam kegiatan preventif.

"Seperti patroli skala besar, penguatan personel, dan respons cepat untuk mencegah tawuran serta kejahatan jalanan," ucap Budi.

Terkait Duren Sawit, Jakarta Timur yang kerap menjadi titik temu kelompok tawuran, Budi menyebut faktor kebiasaan menjadi salah satu penyebab.

"Titik tawuran seperti di Duren Sawit dan beberapa titik di wilayah lainnya, kerap menjadi lokasi pertemuan tawuran di antaranya disebabkan karena faktor kebiasaan," terang Budi.

Karena itu, lanjut dia, Polda Metro Jaya memfokuskan langkah pengawasan preventif dan preemtif di lokasi-lokasi tersebut. Dia juga menyoroti keresahan pengendara dan pekerja yang melintas di jalur tersebut pada malam hari.

"Untuk memberikan rasa aman bagi pengendara dan pekerja yang melintas, dilakukan patroli rutin, patroli pada jam rawan, penempatan personel di lokasi tertentu, serta langkah pencegahan saat terdeteksi adanya aktivitas berkumpul yang berpotensi mengarah pada tawuran," papar Budi.

 

Imbau Masyarakat Segera Lapor Jika Lihat Tanda Gangguan Keamanan

Budi juga mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat tanda-tanda gangguan keamanan.

"Kami juga mengimbau masyarakat, apabila melihat tanda-tanda gangguan keamanan, agar segera melapor melalui layanan darurat 110 supaya dapat ditindaklanjuti dengan cepat," tandasnya.

Sebelumnya, Patroli Brimob Polda Metro Jaya mengamankan satu orang terduga pelaku penusukan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu, 18 Februari 2026 dini hari.

Penangkapan dilakukan Tim Patra Makosat yang tergabung dalam Subsatgas Tindak KRYD Satgas Anti Tawuran 2026.

Informasi tersebut diterima personel sesaat setelah pelaksanaan Apel Gabungan di Mapolres Metro Jakarta Timur. Tim Patra Makosat bersama jajaran kewilayahan segera bergerak menindaklanjuti laporan tersebut untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

 

Amankan Pria Terduga Pelaku

Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku berinisial F (24). Situasi di sekitar lokasi terpantau kondusif.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan kecepatan respons merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

"Setiap potensi gangguan keamanan harus ditangani secara cepat, tepat, dan terukur agar situasi tetap kondusif," kata Henik.

Menurutnya, kehadiran patroli Brimob merupakan bentuk perlindungan kepada masyarakat.

"Kehadiran patroli Brimob di lapangan adalah bentuk perlindungan nyata kepada masyarakat, sekaligus upaya menjaga rasa aman. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Mapolsek Duren Sawit untuk proses hukum lebih lanjut," jelas Henik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6