Tinggi Gelombang di Perairan Sumut Diperkirakan Capai 4 Meter, Masyarakat Diminta Waspada

Tinggi gelombang mencapai empat meter diperkirakan terjadi hingga 16 Februari 2026.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 17:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BMKG memprakirakan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Sumut.
  • Gelombang tinggi berpotensi terjadi 14-16 Februari 2026, membahayakan pelayaran.
  • Masyarakat pesisir dan nelayan diminta waspada terhadap risiko keselamatan.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang tinggi terjadi di perairan Sumatera Utara (Sumut). Tinggi gelombang bisa mencapai empat meter.

"Gelombang empat meter berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Batu dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christin Ordein, Jumat (13/2/2026).

Dia meminta masyarakat di pesisir Sumatera Utara untuk waspada. Begitu juga nelayan hingga pemangku kepentingan.

"Ini harus diwaspadai karena dapat mengganggu pelayaran," ujarnya, dilansir Antara.

Berpotensi Terjadi hingga 16 Februari

Selain itu, lanjutnya, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Sumatera Utara, dan perairan timur Kepulauan Nias.

"Kondisi gelombang tinggi tersebut dapat terjadi mulai 14 hingga 16 Februari 2026. Angin bertiup dari barat laut dengan kecepatan 5-25 knot. Secara umum kondisi cuaca di perairan Sumatera Utara berawan hingga hujan ringan," kata Christin.

Gelombang tinggi tersebut birisiko terhadap keselamatan pelayaran, kata dia, khususnya bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Demikian juga dengan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter dan kapal feri jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6