Jakarta OSES Energi Perkuat Pariwisata di Kepulauan Seribu dengan Program Sosial Lingkungan

Jakarta OSES Energi mengaktifkan program sosial lingkungan untuk meningkatkan peluang ekonomi pada sektor pariwisata di Kepulauan Seribu.

Diterbitkan 14 Februari 2026, 09:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Jakarta OSES Energi (JOE) menyelenggarakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam rangka memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi lokal di Kepulauan Seribu.

Direktur PT Jakarta OSES Energi Astar Simorangkir mengatakan, program ini menjadi bentuk dukungan ekonomi dari perusahaan kepada masyarakat sekitar Kepulauan Seribu.

"Dukungan terhadap UMKM merupakan investasi sosial jangka panjang yang memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah," kata Astar, melansir Antara, Jumat 13 Februari 2026.

Program ini, lanjut dia, merupakan bagian dari strategi TJSL berkelanjutan PT Jakarta OSES Energi yang berfokus pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat dan penataan kawasan wisata.

"Dalam implementasinya, pengembangan sektor pariwisata dilakukan dengan cara menggabungkan aspek lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan infrastruktur wisata," papar Astar.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus program ini adalah Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil di Kepulauan Seribu.

Dengan potensi destinasi strategisnya, jembatan ini dinilai mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kunjungan wisata dan pendapatan pelaku UMKM.

"Dukungan tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan, memperbaiki tata kelola kawasan, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM di Jembatan Cinta," terang Astar.

Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengapresiasi konsistensi dan kontribusi PT Jakarta OSES Energi dalam mendukung pembangunan wilayah.

"Penataan kawasan wisata di Pulau Tidung. Kolaborasi seperti ini diharapkan tidak hanya berhenti di satu lokasi, tetapi dapat terus dikembangkan dan disinergikan untuk pulau-pulau lainnya di Kepulauan Seribu, sehingga manfaatnya semakin luas dan merata," ucap Fadjar.

Mengedepankan Prinsip Inovasi, Keberlanjutan, serta Dampak

Astar menjelaskan, Program TJSL dirancang selaras dengan komitmen perusahaan dalam membangun ekonomi berkelanjutan.

"Kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip innovation, sustainability, impact," kata dia.

Ia menambahkan, keselarasan ini menjadi landasan baginya untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

"Ini menjadi landasan dalam setiap inisiatif sosial perusahaan, termasuk dalam kerangka pembangunan berkelanjutan kawasan atau Bang JOE atau Pembangunan Berkelanjutan Jakarta OSES Energi," papar Astar.

Dia meyakini bahwa dukungan sarana dan prasarana yang tepat sasaran akan meningkatkan produktivitas UMKM sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata lokal secara berkelanjutan.

Terdapat beberapa bantuan logistik yang diserahkan seperti meja payung dan kursi, tempat sampah, lampu hias warung, lampu hias taman, serta papan nama kios UMKM.

Melalui bantuan ini, perusahaan berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, serta menciptakan kawasan yang lebih tertata dan nyaman.

Program Strategis Berbasis Lingkungan

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, pihaknya telah melaksanakan sejumlah program strategis yang relevan dengan penguatan ekonomi dan lingkungan, yaitu:

1. Program Blue Economy melalui penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang bersama tim KKN UGM pada Desember 2024 sebagai upaya pelestarian ekosistem pesisir.

2. Peningkatan estetika dan penataan kawasan Jembatan Cinta bersama Pokdarwis Tidung pada Agustus 2025 guna memperkuat daya tarik wisata berbasis komunitas.

3. Dukungan sarana prasarana bagi 15 UMKM Jembatan Cinta bersama Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Seribu pada Desember 2024 - Januari 2025.

Selain itu, perusahaan juga secara konsisten turut aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya di wilayah Kepulauan Seribu.

"Melalui pendekatan kolaboratif antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat, PT Jakarta OSES Energi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang terukur, berdampak, dan berkelanjutan bagi pembangunan wilayah Kepulauan Seribu," tutup Astar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6