Kapolri Beberkan Arahan Prabowo di Rapim 2026, dari Program MBG hingga Ketahanan Energi

Kapolri mengungkapkan ada beberapa arahan dari Presiden Prabowo Subianto dalam rapim 2026. Salah satunya mendukung program MBG

Diterbitkan 10 Februari 2026, 17:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit resmi membuka agenda Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2026. Ia menegaskan Polri siap untuk menyukseskan rencana kerja pemerintah yang akan dan sedang dijalankan.

Agenda Rapim Polri 2026 mengangkat tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026. Acara ini berlangsung di The Krakatau Grand Ballroom TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2027).

“Secara garis besar, Polri mendukung penuh program tersebut, utamanya yang berkaitan dengan ketahanan pangan, di bidang ketahanan energi, dan juga hilirisasi dan produk-produk dalam negeri, dan juga UMKM,” jelas Listyo Sigit.

Kapolri juga mengungkapkan ada beberapa arahan dari Presiden Prabowo Subianto dalam rapim TNI-Polri, Senin (9/2). Beberapa di antaranya yaitu mendukung program MBG, pembangunan SPPG di daerah 3T, hingga hilirisasi sampah menjadi energi.

“Hal-hal ini yang kita bahas, dan kemudian bagaimana agar pertumbuhan ini betul-betul bisa terwujud di mana Polri melaksanakan komitmen untuk mendukung penuh investasi sehingga pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga dan terus tumbuh,” pungkasnya.

Pada sesi pertama, agenda ini turut dihadiri oleh beberapa Menteri Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.

Memasukin sesi kedua, turut hadir Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

 

Apresiasi Kinerja Polri

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengapresiasi atas kinerja Polri yang mendukung kebijakan-kebijakan mendasar khususnya bidang pangan.

"Stok pangan aman, kemudian harga-harga pangan menjelang Natal, Tahun Baru kemarin, itu berkat Satgas Pangan Polri yang luar biasa, sehingga ketersediaan ada dan harga terkendali," kata Zulhas.

Zulhas menuturkan arahan Presiden Prabowo terkait. Ia mengaku perintahnya harga pangan harus turun, tidak boleh naik.

"Perintahnya harganya nggak boleh naik, Pak. Harus turun, harus turun. Itu tidak mudah. Oleh karena itu dengan Polri, kami akan bekerja sama di tingkat Polres, Polda, sampai di pusat," pungkasnya.

 

Pangan MBG

Terkait pangan makanan bergizi gratis, kata Zulhas, awalnya cukup sulit tapi dari kepolisian ikut memantau dan mengambil alih, sehingga sangat terbantu.

"Pak Kapolri dan jajarannya sudah membantu mengambil alih. Itu sudah berapa? Sudah 500 lebih dapur dari Polri, dapur yang terbaik," tutur Zulhas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6