Waka BGN Sentil Mitra SPPG: Suruh Orang Lihat Dapur tapi Anda Dapat Rp 6 Juta Sehari, Keterlaluan!

BGN meminta mitra SPPG ikut mengawasi operasional dapur MBG.

Diterbitkan 09 Februari 2026, 11:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) meminta mitra SPPG tidak lepas tanggungjawab dalam pelaksanaan operasional dapur Satuan Pelaksana Pelayanam Gizi (SPPG). Mitra, katanya, diminta ikut serta dalam pengawasan tak sekadar menerima keuntungan saja.

"Anda di rumah, cuma nyuruh pembantu atau siapa untuk melihat dapur, terus (anda) kongko-kongko dapat 6 juta sehari, itu keterlaluan,” ujar Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, di Pacitan, beberapa waktu lalu.

Harusnya, kata dia, mitra setiap hari ikut memantau bagaimana sistem tata kelola dapur SPPG dijalankan. Mereka juga harus mau merogoh kocek untuk menyiapkan chef cadangan untuk ikut mengawasi seluruh alur memasak. Mengingat besarnya insentif yang didapat yakni Rp 6 juta sehari itu, maka Mitra SPPG harus menyiapkan peralatan dapur yang baik dan berkualitas. Semua peralatan yang dipakai di dapur MBG juga harus dalam kondisi baru. Mitra juga harus membangun dapur sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) BGN. Sebab, penilaian sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) juga berdasarkan apakah pembangunan dapur sesui Juknis BGN atau tidak. Jika tidak sesui, maka Dinkes akan meminta dapur diperbaiki sampai sesuai Juknis.

“Masak makanan sudah disusun ahli gizi terus (anda) mengambil alih. Ini yang terjadi viral, yang sekarang lagi rame. Ini intervensi. Lah sampeyan itu, sing pinter itu Ahli Gizi, opo sampeyan? Loh kok malah ngatur ahli gizi. Mergo blonjone ben iso murah, ben iso njukuk bathi akeh (karena belanjanya bisa murah, sehingga bisa untung banyak),” kata Nanik.

Dia juga berpesan agar mitra merekrut relawan dengan persyaratan tes kesehatan terlebih dahulu dan melakukan tes kesehatan berkala 4 bulan sekali pada relawan. Mitra juga harus mendaftarkan karyawan untuk ikut BPJS Tenaga Kerja. Meski harus melalui seleksi kesehatan yang ketat, Mitra tidak boleh menolak calon relawan yang difable namun sehat, untuk ikut bekerja di dapur MBG.

 

Mengawasi Bukan Intervensi

Meski diminta melakukan pengawasan, bukan berarti mitra bisa seenaknya mengintervensi, apalagi mendominasi atau bahkan menyetir dapur SPPG.

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu kemudian mengingatkan bahwa suspend atau penutupan sementara dapur, kini bukan hanya karena di dapur SPPG itu terjadi insiden keamanan pangan. “Yang kita suspend juga adalah kalau Bapak Ibu Mitra tidak benar dalam menggunakan anggaran sepuluh ribu. Kita akan audit. Nah, kalau nggak bener kita suspend.” ujarnya.

Nanik menambahkan, persoalan penyelewengan anggaran menjadi perhatian serius dirinya. Sebab berdasarkan investigasi yang dilakukan timnya selama ini, banyak ditemukan berbagai permainan anggaran belanja bahan baku yang dilakukan mitra yang kong kalikong dengan oknum Kepala SPPG. Padahal dampak selanjutnya adalah kualitas makanan yang jelek, dan tidak memenuhi nilai gizi.

Mitra memang berhak untuk berbelanja bahan makanan untuk dapur MBG. Sebab, Kepala SPPG sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak diperbolehkan bersentuhan dengan transaksi jual beli. Tapi semua yang dibelanjakan Mitra harus sepengetahuan Kepala SPPG. Sebaliknya Kepala SPPG pun harus mengetahui harga pasar dan harga eceran tertinggi, sehingga tidak dipermainkan atau dibohongi mitra.

Nanik masih bisa memahami jika mitra hanya mencari untung seperak dua perak. Tapi jika mereka mencari untung besar dengan merekayasa menu dengan bahan pangan yang tidak berkualitas, atau tidak membelanjakan anggaran pembelian makanan 10 ribu secara optimal. Dia memastikan bahwa dapur-dapur MBG dengan mitra yang nakal seperti itu, akan dihentikan operasinya.

"Begitu saya tahu dan menemukan mitra intervensi dalam penentuan menu dan belanja bahan baku kualitas nomor dua, saya akan langsung suspend satu minggu,” kata Nanik dengan tegas.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6