Pria Lansia Hilang Selama Lima Hari, Jejak Terakhir di Hutan Alasa Selayar

Lansia itu bernama Abdul Wahab (70).

Diterbitkan 30 Januari 2026, 15:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Lansia Abdul Wahab (70) hilang di Hutan Alasa, Selayar sejak 26 Januari 2026.
  • Basarnas Makassar memimpin operasi pencarian dengan tim SAR gabungan.
  • Pencarian meliputi penyisiran 5 km jalur setapak di hutan Alasa.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria lanjut usai (lansia) dilaporkan keluarganya hilang sejak Minggu, 26 Januari 2026 di Kawasan Hutan Kebun Alasa, Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Lansia itu bernama Abdul Wahab (70).

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar mengatakan, hingga hari ini pencarian masih dilakukan.

"Hari ini kita kembali melanjutkan operasi SAR pencarian dengan membagi tim menjadi dua SRU," ujar Arif, Jumat (30/1/2026).

Operasi pencarian dilaksanakan oleh tim SAR gabungan melibatkan Pos SAR Selayar, BPBD Selayar, Polsek Bontomatene, serta dukungan masyarakat setempat.

"Penyisiran dilakukan di sisi kiri dan kanan jalur setapak yang diduga dilalui korban, masing-masing sejauh lima kilometer menggunakan teknik ESAR," paparnya.

Sempat Terlihat di Area Hutan

Korban dilaporkan hilang pihak keluarga pada Rabu (28/1/2026) karena belum pulang ke rumah di Desa Tanete, Selayar sejak mengunjungi keluarga di Dusun Unjuruyya, Tanete pada Sabtu (25/1/2026).

Informasi terakhir, korban sempat terlihat oleh warga pada pada Minggu (26/1/2026) siang di area hutan Alasa, Tanete. Karena tidak kunjung pulang, pihak keluarga baru melaporkan kepada Basarnas Makassar

"Kami berharap korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga menyiapkan langkah evakuasi dan penanganan medis bila korban ditemukan membutuhkan perawatan, serta prosedur darurat jika terjadi kondisi darurat pada personel di lapangan," paparnya, dikutip dari Antara.

Oleh karena itu, Basarnas Makassar mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada tim SAR terdekat guna mempercepat proses pencarian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6