Pintu Terkunci dari Dalam, Lansia Tewas dengan Luka di Kepala

Perempuan 64 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah, Luka di Belakang Kepala Jadi Misteri

Diterbitkan 22 Juli 2026, 14:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kematian seorang perempuan lanjut usia di dalam rumahnya di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, menyisakan tanda tanya. Korban bernama Nuraini (64) ditemukan tak bernyawa pada Senin (20/7/2026) malam, setelah sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk pulang ke rumah.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Nuraini berpamitan kepada anaknya untuk kembali ke rumah yang berjarak sekitar 200 meter. Ia mengaku hendak mengangkat jemuran sebelum hari gelap sekaligus membersihkan diri.

Tak ada yang menyangka, momen tersebut menjadi komunikasi terakhir keluarga dengan korban.

Sekitar satu jam kemudian, menantu korban datang untuk menjemput. Namun, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Dari balik pintu terdengar suara air mengalir dari kamar mandi sehingga sang menantu mengira Nuraini masih mandi dan memutuskan kembali pulang.

Kecurigaan baru muncul sekitar pukul 19.00 WIB saat Nuraini tak kunjung keluar rumah. Menantu korban kemudian meminta kedua anaknya, yang merupakan cucu korban, untuk mengecek kondisi sang nenek.

Sesampainya di rumah, kedua cucu itu justru menemukan Nuraini sudah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar. Teriakan mereka mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan untuk memberikan pertolongan. Namun, korban dipastikan telah meninggal dunia.

Polsek Penengahan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Polres Lampung Selatan. Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan luka di bagian belakang kepala korban.

 

Autopsi

Kapolsek Penengahan, Iptu Donal Afriansyah, mengatakan polisi langsung mengamankan lokasi, memeriksa sejumlah saksi, dan melakukan identifikasi terhadap korban.

"Kami langsung mengamankan TKP, meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk identifikasi. Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Dr. H. Bob Bazar untuk dilakukan visum dan autopsi," kata Donal, Rabu (22/7).

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian Nuraini. Hasil visum dan autopsi akan menjadi dasar untuk mengungkap apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh fakta di balik peristiwa ini," tegas Donal.

Â