Seskab Teddy dan Mensos Bertemu Rabu Malam, Bahas Sekolah Rakyat dan Universitas Dalam Negeri

Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul bertemu di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (28/1/2026) malam.

Diterbitkan 29 Januari 2026, 13:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya bertemu Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (28/1/2026) malam. Dalam pertemuan itu, Gus Ipul melaporkan soal sejumlah titik baru pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Selain itu, keduanya membahas rencana kerja sama Sekolah Rakyat dengan universitas di Indonesia hingga kedinasan.

"Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menyampaikan sejumlah titik baru terkait pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia," kata Teddy sebagaimana dikutip dari unggahan di Instagram Sekretariat Kabinet, Kamis (29/1/2026).

"Selain itu, dibahas pula rencana kerja sama Sekolah Rakyat dengan universitas-universitas dalam negeri serta kedinasan," sambungnya.

Dia mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi gudang ilmu bagi para lulusan Sekolah Rakyat. Hal ini sejalan dengan tujuan Presiden Prabowo Subianto membangun Sekolah Rakyat yakni, untuk memutus mata rantai kemiskinan.

"Presiden ingin anak-anak dari keluarga tidak mampu, yang selama ini tidak mengenyam pendidikan formal, tetap memperoleh akses pendidikan yang layak, kehidupan yang lebih baik, serta asupan makanan bergizi," jelas Teddy.

Teddy menyampaikan pesan tegas Prabowo bahwa orang miskin tidak boleh mewariskan kemiskinan kepada anak-anaknya. Untuk itu, Prabowo berkomitmen memperbaiki kualitas hidup seluruh kalangan masyarakat melalui perluasan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat tak mampu hingga pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.

"Secara bertahap dan pasti, kualitas hidup seluruh kalangan masyarakat harus diperbaiki, salah satunya melalui sektor pendidikan serta pemenuhan kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari," tutur Teddy.

Pemerintah Targetkan 500 Sekolah Rakyat pada 2029

Pemerintah merencanakan 500 Sekolah Rakyat telah terbangun hingga 2029. Gus Ipul mengatakan, Sekolah Rakyat saat ini masih menggunakan bangunan sekolah rintisan. Pemerintah memanfaatkan gedung yang sudah ada seperti milik Kementerian Sosial, Kementerian Tenaga Kerja, maupun milik Pemerintah Daerah.

“Nah, sekarang tahun ini akan dibangun sekitar 100 lah ya Sekolah Rakyat di berbagai titik ya yang menampung nanti 1.000 siswa setiap gedung sekolah permanen,” ujar Menteri yang kerap disapa Gus Ipul, Senin (12/1/2026).

Gus Ipul menjelaskan, setiap tahunnya satu gedung sekolah rakyat dapat menampung 300 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA. Apabila target pembangunan sekolah rakyat pada tahun ini mencapai 100 titik, maka akan ada 30 ribu siswa yang bisa mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

“Kalau 200 Sekolah Rakyat berarti kali dua, kan gitu, bisa jadi 60 ribu siswa, 60 ribu siswa itu sekali seleksi setiap tahunnya. Kalau misalnya nanti ada 300 Sekolah Rakyat, berarti ada 90 ribu yang bisa kita seleksi. Dari 90 ribu ditambah dengan existing tahun-tahun sebelumnya,” jelas Gus Ipul.

Tahun lalu, sudah ada 15 ribu lebih siswa Sekolah Rakyat dan tahun ini akan menerima 30 ribu siswa, total keseluruhan mencapai 45 ribu lebih siswa Sekolah Rakyat. Apabila ketersediaan gedung Sekolah Rakyat lancar maka pada periode 2025-2026 siswa Sekolah Rakyat mencapai 45 ribu siswa.

“Nanti tahun depan atau 2027 kalau nambah lagi 100 gedung selesai, berarti kan ada 200, maka di 2027 kita bisa nerima 60 ribu siswa Sekolah Rakyat, karena setiap sekolah bisa menyeleksi 300 siswa jenjang SD, SMP, SMA,” terang Gus Ipul.

Apabila tidak ada aral melintang, pada 2028 akan ada penambahan 100 Sekolah Rakyat. Seiring bertambahnya gedung Sekolah Rakyat, maka jumlah siswa Sekolah Rakyat akan terus bertambah.

“Nanti akhirnya, Insya Allah diperkirakan kalau lancar ya, maka di 2029 itu 400 ribu lebih siswa. Nah di 2030 sudah pasti di atas 500 ribu, jadi inilah yang sedang dirancang,” ucap Gus Ipul.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6