Prabowo: Mereka yang Sebar Pesimisme dan Sinisme Dibayar Kekuatan Asing, Itu Keyakinan Saya

Presiden Prabowo Subianto meyakini bahwa segelintir orang yang mengejek dan menyebarkan pandangan pesimis terhadap pemerintahannya didanai oleh kekuatan asing.

Diterbitkan 12 Januari 2026, 14:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo meyakini pengejek pemerintah didanai kekuatan asing.
  • Ia mengajak rakyat bangga prestasi Indonesia, hindari pesimisme.
  • Prabowo akui tantangan pengelolaan kekayaan alam di tengah gejolak global.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meyakini bahwa segelintir orang yang mengejek dan menyebarkan pandangan pesimis terhadap pemerintahannya didanai oleh kekuatan asing.

Pernyataan tersebut pun ditutup dengan kalimat yang sedang ramai diperbincangkan, yakni mirip ucapan Komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan bertema Mens Rea. Awalnya, Prabowo menyebut bahwa sudah banyak keberhasilan yang diraih pemerintahannya.

“Bukan kita sombong, bukan kita membanggakan, tapi kita harus bangga dengan prestasi, kita harus bangga dengan bukti. Tidak boleh kita tidak mengerti keberhasilan, kita tidak boleh jadi bangsa yang rendah diri, jangan. Rendah hati boleh, jangan rendah diri, jangan inferior,” tutur Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Dia menginginkan seluruh rakyat bangga dengan prestasi yang sudah diraih, jangan sampai menganggap Indonesia selalu penuh dengan kejelekan dan keburukan. Tanah Air ini akan terus berprestasi dan bangkit menjadi negara yang lebih baik, maju, dan sejahtera.

Singgung Pihak Dibayar Asing

Selain itu, dia berujar, rakyat patut bersyukur di tengah kondisi dunia yang penuh gejolak dan ketidakpastian, Indonesia masih dalam keadaan baik dan memiliki kekayaan alam yang melimpah.

“Tidak gampang (mengelolanya), puluhan tahun kekayaan kita kurang tertib dikelola. Tidak mudah, banyak orang mengejek saya, saya tahu. Sebetulnya tidak banyak, segelintir orang saja,” jelas dia.

“Hanya dia mungkin punya uang, dia punya sarana, dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme, dan kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing. Itu keyakinan saya, kepercayaan saya,” sambung Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6