Evaluasi Total, Hasto PDIP: Rakernas Bentuk 7 Komisi Bahas Masalah Kerakyatan

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan 2026 dibuka secara resmi bertepatan dengan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Sabtu, 10 Januari 2026. Menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, format rakernas dijalankan lebih substansial.

Diterbitkan 11 Januari 2026, 11:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PDI Perjuangan gelar Rakernas I 2026 untuk evaluasi dan tentukan arah masa depan partai.
  • Rakernas ini lebih substansial dengan 7 komisi kerja, sebelumnya hanya 3 komisi.
  • Tujuannya menyerap masukan rakyat dan merumuskan sikap politik resmi partai.

Liputan6.com, Jakarta - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan 2026 dibuka secara resmi bertepatan dengan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Sabtu, 10 Januari 2026. Menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, format rakernas dijalankan lebih substansial.

Sebab, PDI Perjuangan tengah mengevaluasi, melakukan kritik dan otokritik, serta menentukan arah masa depan dalam menjawab persoalan bangsa.

“Ini menunjukkan partai menaruh skala prioritas terhadap berbagai persoalan pokok rakyat,” tegas Hasto dalam konferensi pers pembukaan di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, dikutip Minggu (12/1/2026).

Hasto menjelaskan, sebagai langkah konkret, Rakernas akan dilangsungkan hingga 12 Januari 2026 dengan membentuk 7 komisi kerja. Diketahui, jumlah ini merupakan pengembangan dari format sebelumnya yang hanya terdiri dari 3 komisi.

 

Sementara itu, Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menambahkan, Rakernas dirancang untuk menyerap masukan dari rakyat yang diwakili DPD PDI Perjuangan dari seluruh provinsi untuk menjawab tantangan masa depan serta isu politik terkini.

"Jika pada Rakernas sebelumnya hanya ada 3 komisi yaitu politik, organisasi, dan program, maka pada Rakernas pertama pascakongres ke-6 ini, komisi dibuat lebih fokus dan substansial," jelas Djarot.

Hasil kerja tiap komisi akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan sikap politik resmi partai yang akan dibacakan pada penutupan Rakernas, Senin 12 Januari 2026.

7 Komisi yang Dibentuk

Sebagai informasi, berikut 7 komisi yang dibentuk:

 1. Komisi Sikap Politik: Membahas arah internal dan eksternal partai, termasuk respons terhadap isu terkini seperti Pilkada.

 2. Komisi Program: Terbagi dalam subkomisi Pemerintahan, Kerakyatan, dan Hubungan Internasional; membahas isu desentralisasi hingga tata kelola daerah.

 3. Komisi Organisasi: Fokus pada konsolidasi struktur hingga akar rumput (ranting), rekrutmen, serta pendidikan politik.

4. Komisi Pemenangan Pemilu: Merancang strategi pemenangan untuk Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang.

5. Komisi Pemuda dan Komunikasi Politik: Menyikapi peluang pemilih muda yang diprediksi mencapai 56% pada 2029 melalui strategi komunikasi yang relevan.

6.Komisi Perempuan dan Anak: Membahas perlindungan dan persoalan spesifik kelompok perempuan dan anak.

7.Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana: Merespons serius kerusakan ekologis, sesuai arahan utama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6