Pramono Ingin Sulap Tanggul NCICD Ancol Jadi Destinasi Wisata Gratis

Pramono mengizinkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan pihak PT Pembangunan Jaya Ancol untuk memperindah area tanggul itu.

Diterbitkan 19 Desember 2025, 13:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI instruksikan beautifikasi tanggul NCICD Ancol Barat.
  • Area tanggul akan jadi tempat wisata gratis dan jogging track.
  • Proyek tanggul NCICD ditargetkan selesai pada 2029.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajarannya agar dilakukan beautifikasi atau diperindah di sepanjang area tanggul "National Capital Integrated Coastal Development" (NCICD) di kawasan Ancol Barat, Jakarta Utara.

Bahkan, Pramono ingin kawasan tersebut dapat menjadi tempat wisata yang bisa dinikmati masyarakat secara gratis.

"Nanti akan kita buat untuk misalnya tur anak sekolah untuk melihat laut dan sebagainya karena tempatnya memang bagus sekali," kata Pramono saat dijumpai di tanggul NCICD segmen Ancol (Paket 2) di Jakarta Utara, Jumat (19/12), seperti dilansir Antara.

Pramono pun mengizinkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan pihak PT Pembangunan Jaya Ancol untuk memperindah area tanggul itu.

Dengan demikian, Pramono menilai nantinya para pengunjung Ancol juga bisa menikmati area tanggul.

Pramono bahkan memiliki ide untuk membuat jalur lari atau jogging track di sepanjang area tanggul.

"Beberapa tempat saya akan jadikan tempat wisata. Karena punya tempat yang seperti ini kalau kemudian tidak dimanfaatkan oleh masyarakat, oleh publik, itu sayang sekali," katanya.

 

Tahap Akhir

Sebelumnya, Pramono mengungkapkan bahwa pembangunan tanggul NCICD di kawasan Ancol Barat telah mencapai tahap akhir.

Pramono pun menargetkan untuk menuntaskan proyek strategis penanganan banjir rob ini hingga 2029.

“Dari seluruhnya sepanjang 28,2 kilometer, sudah dibangun 11,82 (kilometer) kurang 16,4 kilometer. Dan saya meminta untuk tetap dilanjutkan 'multi-year' sampai dengan 2029 supaya betul-betul selesai,” ujar Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6