Hadirkan Terobosan Pelayanan Publik, Pemkab Mimika Raih Penghargaan dari Kemendagri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah paling progresif di Indonesia.

Diterbitkan 11 Desember 2025, 15:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah paling progresif di Indonesia.

Dalam ajang bergengsi tingkat nasional, Pemkab Mimika secara resmi dinobatkan sebagai penerima Innovative Government Award (IGA) 2025. Piala dan penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam seremoni di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat.

Innovative Government Award (IGA) merupakan barometer kinerja inovasi pemerintah daerah di Indonesia.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi ini kepada daerah yang dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Bupati Mimika, Johannes Rettob hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut di hadapan Menteri Dalam Negeri, jajaran pejabat tinggi kementerian, serta kepala daerah berprestasi dari seluruh Indonesia.

"Penghargaan IGA 2025 ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengakuan tertinggi dari pemerintah pusat atas keberhasilan Pemkab Mimika dalam melakukan transformasi birokrasi," ujar Johannes melalui keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Pemkab Mimika dinilai sukses melahirkan inovasi-inovasi yang secara nyata memangkas birokrasi, mempermudah investasi, dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Atas keberhasilan ini, Bupati Mimika menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Mimika.

"Penghargaan di Jakarta hari ini adalah jawaban atas kerja keras kita semua. Ini membuktikan bahwa Mimika mampu bertransformasi menjadi daerah yang adaptif terhadap perubahan zaman," ucap dia.

"Kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun infrastruktur pelayanan yang inovatif, cepat, dan transparan," sambung Bupati Mimika Johannes.

 

Dua Inovasi Unggulan Jadi Kunci Kemenangan Pemkab Mimika

Menurut Johannes, predikat ini diraih setelah Pemkab Mimika melewati serangkaian tahapan seleksi yang sangat ketat yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepanjang tahun 2025.

"Proses tersebut meliputi pelaporan indeks inovasi daerah, presentasi kepala daerah di hadapan tim penilai independen, hingga validasi lapangan untuk membuktikan bahwa inovasi tersebut benar-benar berjalan dan bermanfaat bagi publik," ucap dia.

Johannes menjelaskan, Pemkab Mimika meraih IGA 2025 didorong oleh penilaian tinggi terhadap dua inovasi strategis yang dinilai berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, yakni di sektor ketahanan pangan dan pelayanan kesehatan.

"Inovasi pertama adalah Simacemuda (Sistem Manajemen Pemasaran Cepat, Mudah, dan Aman) yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika," ucap dia.

"Aplikasi ini hadir sebagai solusi cerdas untuk menjembatani pemasaran komoditas pangan lokal, memastikan distribusi yang lebih efisien, serta menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan bagi masyarakat," sambung dia.

Inovasi kedua, lanjut Johannes, yang menjadi sorotan tim penilai adalah Si Poli (Sistem Informasi Poliklinik) milik RSUD Mimika.

"Inovasi digital ini telah berhasil mereformasi manajemen pelayanan di rumah sakit daerah, mulai dari pendaftaran yang lebih cepat, penguraian antrean pasien, hingga digitalisasi rekam medis yang membuat layanan kesehatan menjadi jauh lebih efektif dan manusiawi," kata dia.

 

Tidak Berpuas Diri

Lebih lanjut, Johannes menekankan, IGA 2025 menjadi cambuk motivasi untuk tidak berpuas diri. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan keberlanjutan dari inovasi yang telah dibangun.

"Inovasi bagi kami adalah sebuah keharusan, bukan pilihan. Di era digital ini, masyarakat menuntut pelayanan yang serba cepat. Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen untuk terus melahirkan terobosan baru yang solutif. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Mimika dari kota hingga pelosok kampung," terang Johannes.

Prestasi lainnya, lanjut dia, Pemkab Mimika juga meraih peringkat ketiga sebagai peserta booth pameran produk lokal terbaik pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 di Jakarta.

Booth yang menampilkan ragam produk unggulan daerah itu mendapat apresiasi atas kreativitas dan kualitas kurasinya. Bupati Mimika, Johannes Rettob, hadir langsung menerima penghargaan tersebut sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendorong inovasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.

"Dengan diraihnya sejumlah penghargaan ini, Kabupaten Mimika diharapkan dapat menjadi role model atau percontohan bagi daerah-daerah lain, ," tutup Johannes.hususnya di wilayah Papua Tengah, dalam hal tata kelola pemerintahan yang modern dan inovatif.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6