Panglima TNI dan Jenderal Yordania Bahas Dukungan untuk Gaza dan Penguatan Latihan Militer

Pertemuan bertempat di Kantor Subden Mabes TNI, Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Diterbitkan 15 November 2025, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Panglima TNI berterima kasih atas dukungan Yordania pada misi airdrop Gaza.
  • Yordania bantu pelatihan TNI di KASOTC, tingkatkan kemampuan operasi perkotaan.
  • RI-Yordania sepakat perluas kerja sama peacekeeping dan pendidikan.

Liputan6.com, Jakarta- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) dari Mayor Jenderal Yousef A. Al Hnaity, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania. Pertemuan bertempat di Kantor Subden Mabes TNI, Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Kabidpeninter Puspen TNI Letkol Inf Dedi Akhiruddin menuturkan, dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan penuh Yordania terhadap keberhasilan misi airdrop bantuan kemanusiaan Indonesia di Gaza pada 17–28 Agustus lalu.

"Dukungan tersebut mulai dari diplomatic support, flight clearance, hingga penyediaan sarana dan prasarana bagi Satgas Merah Putih TNI selama melaksanakan misi kemanusiaan untuk Gaza," kata Letkol Inf Dedi seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (15/11/2025).

Selain kerja sama kemanusiaan, lanjut Letkol Inf Dedi, Panglima TNI juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama kepelatihan personel TNI di King Abdullah II Special Operation Training Center (KASOTC).

"Pelatihan tersebut telah meningkatkan kemampuan TNI di bidang operasi perkotaan," jelas dia.

RI-Yordania Perluas Kerja Sama

Letkol Inf Dedi menambahkan, baik TNI dan militer Yordania bersepakat untuk terus menekankan pentingnya hubungan baik yang telah terjalin antara Indonesia dan Yordania.

"Kerja sama diperluas ke bidang peacekeeping operations dan pendidikan untuk memperkuat hubungan jangka panjang," dia menandasi

Sebagai informasi, mengakhiri pertemuan, Panglima TNI menyampaikan penghargaan atas dialog yang konstruktif.

Diketahui, Pertemuan berlangsung hangat dan penuh persahabatan, mencerminkan kemitraan erat kedua negara dalam mendukung perdamaian dan stabilitas global.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6