Jakarta Dilanda Cuaca Ekstrem, Pramono: Curah Hujan Capai 200 mm

Pramono menjelaskan, curah hujan yang tinggi disertai angin kencang inilah yang kemudian membuat sejumlah pohon di Jakarta tumbang hingga menimbulkan korban jiwa.

Diterbitkan 01 November 2025, 00:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jakarta alami curah hujan tinggi (>200mm) dan angin kencang pada 30 Oktober 2025.
  • Cuaca ekstrem sebabkan pohon tumbang dan korban jiwa di Jakarta.
  • Gubernur instruksikan pemangkasan pohon serta modifikasi cuaca.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut curah hujan yang mengguyur Jakarta tercatat cukup tinggi. Berdasarkan data yang diterima, Pramono mengatakan curah hujan Jakarta pada Kamis 30 Oktober 2025 lebih dari 200 milimeter (mm).

“Kami sudah memiliki data akan curah hujan yang tinggi. Tetapi yang tidak menyangka bahwa terjadi anomali yang luar biasa, curah hujan dan angin,” kata Pramono di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2025).

“Dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yang benar-benar di stressing adalah yang berkaitan dengan curah hujan lebih dari 200 kemarin itu, ternyata curah hujan dan angin,” sambungnya .

Pramono menjelaskan, curah hujan yang tinggi disertai angin kencang inilah yang kemudian membuat sejumlah pohon di Jakarta tumbang hingga menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu, Pramono telah menginstruksikan kepada dinas terkait untuk mengecek serta memangkas pohon-pohon yang sudah rawan.

“Tadi secara khusus rapat mengenai ini dan saya minta untuk pohon-pohon dilakukan peremajaan, terutama pohon-pohon palem yang memang saya minta untuk dipotong,” kata dia.

 

Koordinasi

Sebelumnya, Pramono menyampaikan telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan operasi modifikasi cuaca.

Ia menyebut, operasi modifikasi cuaca dilakukan guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi bakal melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya selama 25 hari ke depan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6