Situasi Terkini Rumah Duka Mahasiswa IPB Anggota Tim Ekspedisi Patriot

Karangan bunga dari Presiden Indonesia Prabowo Subyanto terlihat berada di rumah duka Anggit Bima Wicaksana

Diterbitkan 22 Oktober 2025, 09:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo dan menteri berduka atas meninggalnya Anggit Bima Wicaksana.
  • Anggit, anggota TEP, tewas dalam tugas di Papua Barat akibat kecelakaan.
  • Jenazah Anggit tiba di rumah duka di Tangsel dan akan dimakamkan.

Liputan6.com, Jakarta Karangan bunga dari Presiden Indonesia Prabowo Subyanto terlihat berada di rumah duka Anggit Bima Wicaksana, anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP), yang tewas di Bomberey, Tomage, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Karangan bunga tersebut diletakan persis di depan rumah duka Anggit, di Jalan Jalak Bali, Graha Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Karangan bunga bertulis "Turut berduka cita atas berpulangnya Anggit Bima Wicaksana, Anggota Tim Ekspedisi Patriot Lokasi Bomberey, Tomage, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia".

Bukan hanya dari Presiden Prabowo, karangan bunga dari jajaran kementerian pun tampak berjejer di depan rumah duka. Seperti dari Menteri Kordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sementara di rumah duka, keluarga dan kerabat silih berganti berdatangan untuk mengucapkan langsung bela sungkawa.

Seperti diketahui, proses evakuasi jenazah Anggit Bima Wicaksana, mahasiswa IPB dan anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang tewas dalam tugas pengabdian di kawasan transmigrasi Bomberey, Fakfak, sudah dilakukan sejak Selasa malam, 21 Oktober 2025.

“Saya datang ke Fakfak untuk memastikan negara hadir sepenuhnya. Almarhum Anggit bukan hanya mahasiswa, tetapi Patriot muda yang gugur dalam tugas pengabdian," ujar Menteri Iftitah di sela proses evakuasi.

Iftitah juga mengaku kementerian ingin memastikan pemulangan jenazah berjalan sebaik-baiknya dan keluarga mendapatkan pendampingan penuh.

Jenazah Tiba di Rumah Duka

Tangis haru pecah saat jenazah Anggit Bima Wicaksana anggota Tim Ekspedisi Patriot yang tewas di Fakfak Kabuoaten Papua Barat, tiba di rumah duka di Jalan Jalak Bali, Graha Bintaro, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, Rabu (22/10/2025).

Jenazah tiba di rumah duka yang langsung diantar oleh mobil jenazah dan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman. Saat diturunkan, peti jenazah sudah dibalut oleh bendera Merah Putih.

"Ade, mamah nunggu di sini, ade udah pulang," ujar ibu kandung almarhum Anggit saat menyambut peti jenazah.

Peti jenazah pun langsung dimasukan ke dalam rumah duka. Seluruh keluarga sudah menunggu. Terlihat puluhan mahasiswa IPB University, beserta dua wakil rektornya, juga sudah berada di rumah duka.

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman, juga masih berada di dalam rumah duka.

"Turut berduka bu, pak. Kami semua kehilangan,"katanya saat pertama kali datang.

Rencananya, jenazah almarhum Anggit akan disalatkan di masjid dekat rumah pada saat waktu solat zuhur. Kemudian akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

 

Anggit Meninggal Dalam Kecelakaan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Anggit meninggal dalam sebuah kecelakaan di Jalan Nasional Trans Papua, Selasa (21/10/2025) sekira pukul 14.52 WIB.

Sepeda motor yang dikendarai Anggit menabrak truk pengangkut sawit. Benturan keras menyebabkan Anggit meninggal di lokasi kejadian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6