Ketua DPD: Penambahan Wamendagri Sesuai Kompleksitas Geografis di Indonesia

Penambahan wakil Menteri Dalam Negeri menjadi kebutuhan pemerintah dalam memastikan setiap daerah mendapatkan perhatian dan pemerataan pembangunan ekonomi dari pusat

Diterbitkan 10 Oktober 2025, 05:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • DPD RI dukung penambahan 3 Wamendagri oleh Presiden Prabowo.
  • Penambahan relevan karena kompleksitas geografis dan sosiologis Indonesia.
  • Tujuannya pemerataan pembangunan dan pengawasan program daerah.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan B. Najamudin menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto menambah jumlah wakil Menteri Dalam Negeri menjadi 3 orang adalah hal yang tepat. Menurut dia, penetapan jumlah wakil menteri luar negeri relevan dengan kompleksitas geografis, sosiologis dan banyaknya jumlah daerah Kabupaten/kota di Indonesia saat ini.

"Sebagai representasi daerah, Kami tentunya sangat mendukung dan mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang meningkatkan peran dan daya jangkau pemerintah pusat terhadap daerah," ujar Sultan dalam keterangan diterima.

Sultan menjelaskan, Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat luas, memiliki potensi dan juga karakter budaya yang sangat beragam. Sehingga, penambahan Wamendagri menjadi kebutuhan pemerintah dalam memastikan setiap daerah mendapatkan perhatian dan pemerataan pembangunan ekonomi dari pusat.

"Dalam rangka meningkatkan perhatian politik, pemerataan pembangunan ekonomi yang efektif dan memperkuat persatuan Nasional, pemerintah pusat perlu hadir langsung untuk memahami dinamika sosiologis di setiap wilayah secara cepat," jelas Sultan.

Mantan aktivis KNPI itu mengungkap, melalui bukunya yang berjudul "Green Democracy", Sultan merekomendasikan gagasan inovasi demokrasi dan mengusulkan jika diperlukan, dalam struktur kepemimpinan Nasional, jumlah wakil presiden disesuaikan dengan pendekatan kewilayahan.

"Dengan demikian dapat terjadi percepatan realisasi dan pengawasan semua program pemerintah di setiap daerah secara merata. Argumentasi usulan ini sama dengan penetapan jumlah wamendagri. Agar terpenuhi asas keadilan sosial politik yang inklusif dan akomodatif serta memperkuat persatuan Nasional," dia menandasi.

3 Wamendagri

Sebagai informasi, jumlah wakil menteri dalam negeri yang sebelumnya sudah ada dua orang, kini bertambah satu. Sehingga, saat ini total ada tiga wakil menteri yang mendampingi Tito Karnavian sebagai menteri dalam negeri.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto menambah Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) di Kabinet Merah Putih.

Prasetyo mengatakan Indonesia merupakan negara yang sangat besar dengan jumlah 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Dia menuturkan penambahan wamen di Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan pembangunan di setiap daerah berjalan lancar.

"Kita semua tahu, negara kita sangat besar 514 kabupaten, 38 provinsi, tentunya dalam rangka pembinaan dan memastikan pembangunan di setiap daerah baik provinsi-provinsi kabupaten kita dapat berjalan dengan baik dan lancar, maka Bapak Presiden merasa perlu memberikan tambahan kekuatan di Kementerian Dalam Negeri dengan mengangkat satu Wakil Menteri Dalam Negeri," jelas Prasetyo di Istana Negara Jakarta, Rabu 8 Oktober 2025.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6