Liputan6.com, Jakarta - Resep kue lapis hunkwe tanpa santan bisa menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin menikmati jajanan tradisional dengan rasa tetap lezat tetapi menggunakan bahan yang lebih ringan. Dengan mengganti santan menggunakan susu, tekstur kue tetap lembut, kenyal, dan gurih, sekaligus cocok bagi yang sedang mengurangi konsumsi santan.
Kue lapis hunkwe merupakan salah satu kue basah tradisional yang sudah lama menjadi favorit masyarakat Indonesia. Ciri khasnya adalah lapisan warna yang cantik, teksturnya yang elastis, dan rasa manis yang pas sehingga cocok disajikan sebagai camilan maupun hidangan saat acara keluarga.
Merujuk pada resep dalam Majalah Sedap Edisi 04 Tahun 2018 terbitan Gramedia, santan sebenarnya menjadi bahan utama. Namun, pada artikel ini santan diganti menggunakan susu dengan jumlah yang sama sehingga menghasilkan kue lapis yang tetap lembut dan nikmat. Berikut ulasan Liputan6.com, Sabtu (11/7/2025).
Advertisement
Resep Kue Lapis Hunkwe Tanpa Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293637/original/063530700_1783741793-bahan_lapis_hunkwe.jpeg)
Pada resep asli, tepung hunkwe dipadukan dengan santan sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Namun kini santan dapat diganti menggunakan susu cair, susu evaporasi, maupun susu nabati sehingga hasilnya tetap lembut dengan cita rasa yang lebih ringan. Berikut resep kue lapis hunkwe tanpa santan yang diadaptasi dari Majalah Sedap Edisi 04 Tahun 2018 dengan modifikasi menggunakan susu sebagai pengganti santan.
Bahan-bahan
- 150 gram tepung hunkwe
- 250 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 1,5 liter susu cair (menggantikan santan dengan takaran yang sama)
- 1/2 sendok teh pasta cokelat
- 20 gram cokelat bubuk, larutkan dengan 1 sendok makan air panas
- 1/2 sendok teh pasta vanila
- Minyak secukupnya untuk mengoles loyang
- Plastik tahan panas untuk melapisi loyang
Cara Membuat
- Campurkan tepung hunkwe, gula pasir, dan garam hingga tercampur rata.
- Tuangkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan benar-benar halus tanpa gumpalan.
- Ambil sekitar sepertiga bagian adonan, kemudian tambahkan pasta cokelat dan larutan cokelat bubuk. Aduk rata.
- Pada sisa adonan, tambahkan pasta vanila lalu aduk hingga tercampur sempurna.
- Panaskan loyang persegi yang telah dioles minyak tipis dan dialasi plastik tahan panas.
- Tuangkan sekitar 100 ml adonan putih ke dalam loyang, lalu kukus selama 5 menit.
- Setelah lapisan pertama matang, tuangkan adonan cokelat dengan jumlah yang sama. Kukus kembali selama 5 menit.
- Ulangi proses menuang adonan putih dan cokelat secara bergantian hingga seluruh adonan habis.
- Setelah lapisan terakhir dituang, kukus kembali selama kurang lebih 25 menit hingga matang sempurna.
- Angkat, dinginkan hingga benar-benar set sebelum dipotong menjadi sekitar 16 bagian.
Advertisement
Mengapa Susu Bisa Menggantikan Santan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293638/original/069793600_1783741793-variasi_susu.jpeg)
Banyak orang kini memilih membuat resep kue lapis hunkwe tanpa santan karena ingin memperoleh tekstur yang tetap lembut dengan kandungan lemak yang relatif lebih rendah.
Susu memiliki protein dan lemak yang mampu memberikan rasa creamy pada adonan. Walaupun aroma gurihnya tidak sekuat santan, susu tetap menghasilkan tekstur yang lembut ketika dipadukan dengan tepung hunkwe.
Selain susu cair biasa, beberapa alternatif lain yang juga dapat digunakan antara lain:
- Susu evaporasi untuk tekstur lebih creamy.
- Susu kedelai tanpa gula untuk pilihan nabati.
- Susu oat yang memberikan rasa sedikit manis alami.
- Susu almond untuk cita rasa yang lebih ringan.
- Krimer serbaguna berbasis nabati sebagai pengganti santan pada berbagai resep tradisional.
Tips Agar Kue Lapis Hunkwe Berhasil
Supaya hasil kue lapis cantik dan tidak mudah rusak, perhatikan beberapa tips berikut.
1. Aduk Hingga Tidak Bergerindil
Pastikan tepung benar-benar larut sebelum dimasak agar permukaan kue halus.
2. Kukus Setiap Lapisan Hingga Setengah Matang
Setiap lapisan sebaiknya dikukus sekitar lima menit agar lapisan berikutnya dapat menempel dengan baik.
3. Gunakan Api Sedang
Api yang terlalu besar dapat membuat permukaan bergelombang dan lapisan kurang rata.
4. Dinginkan Sebelum Dipotong
Kue yang masih panas mudah hancur. Tunggu hingga benar-benar dingin agar potongannya rapi.
5. Gunakan Pisau yang Dioles Minyak
Pisau yang sedikit berminyak membuat hasil potongan lebih bersih dan tidak lengket.
Kandungan Tepung Hunkwe
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491763/original/081988600_1770105900-tepung_hunkwe.jpg)
Tepung hunkwe berasal dari pati kacang hijau. Selain menghasilkan tekstur kenyal dan elastis, bahan ini juga dikenal mengandung protein, tembaga, dan seng dalam jumlah tertentu.
Saat dimasak bersama cairan dan gula, tepung hunkwe membentuk tekstur yang padat tetapi tetap lembut, sehingga sangat cocok digunakan dalam berbagai makanan penutup tradisional.
Variasi Penyajian Kue Lapis Hunkwe
Selain kombinasi cokelat dan vanila, Anda dapat membuat variasi rasa lainnya sesuai selera, misalnya:
- Pandan dan putih.
- Stroberi dan vanila.
- Kopi dan susu.
- Ubi ungu dan original.
- Matcha dan susu.
Penggunaan pewarna alami maupun pasta makanan berkualitas akan membuat tampilan kue semakin menarik tanpa mengubah teksturnya.
Pertanyaan Seputar Tepung Hunkwe
1. Tepung hunkwe terbuat dari apa?
Tepung hunkwe dibuat dari pati kacang hijau yang telah diproses hingga menjadi tepung halus.
2. Apa fungsi tepung hunkwe pada kue?
Tepung hunkwe memberikan tekstur lembut, kenyal, elastis, serta membantu adonan mengeras setelah dingin.
3. Apakah tepung hunkwe sama dengan tepung maizena?
Tidak. Tepung hunkwe berasal dari pati kacang hijau, sedangkan maizena berasal dari pati jagung sehingga karakter hasil masakannya berbeda.
4. Bagaimana cara menyimpan tepung hunkwe?
Simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering agar kualitasnya tetap terjaga.
5. Selain kue lapis, tepung hunkwe bisa digunakan untuk apa?
Tepung hunkwe dapat digunakan untuk membuat es gabus, nagasari, puding tradisional, jenang, dan berbagai dessert bertekstur kenyal.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293636/original/055412100_1783741793-lapis_hungkwe.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293750/original/066978000_1783747820-29769981-64a8-4af2-927c-74c141048d2b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480956/original/065293800_1769072107-Kue_Cucur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4787246/original/095894400_1711599604-MV5BZTBjY2I2YjUtMDcyZC00NWQyLWExNmMtYjVlNjZkZjdjYWFhXkEyXkFqcGdeQXVyMTMxODk2OTU_._V1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293740/original/088136000_1783747451-tabebuya_3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292756/original/013113500_1783655493-jgLYw4mTV6PF2voj4hGSGCoPLjG7LyyPl3dDKCLt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293712/original/088801400_1783745649-HL_saluran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289834/original/001186600_1783415491-LORwB1Ei8cQ6iYK9DCgXYN6GyaCNLKg6JLxwjLRS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293631/original/017199500_1783741739-umatis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290858/original/029000100_1783497043-PVbQk7yNiUBVaJm1wGNtWPhNLbZl7tsMcZXyGu7I.jpg)