Liputan6.com, Jakarta Cara agar kamar tidak panas sebenarnya bisa diterapkan tanpa harus selalu mengandalkan AC. Kamar yang gerah membuat tubuh mudah berkeringat dan sulit beristirahat dengan tenang.Â
Kuncinya terletak pada tiga hal, yaitu memperlancar sirkulasi udara, menahan panas matahari, serta menekan sumber panas dari dalam ruangan. Dengan langkah yang tepat, cara agar kamar tidak panas mampu menurunkan suhu beberapa derajat sehingga ruangan terasa jauh lebih sejuk.
Merujuk prakiraan BMKG, musim kemarau di Indonesia umumnya ditandai dengan cuaca cerah yang membuat suhu udara meningkat pada siang hari sehingga kamar lebih mudah terasa panas.
Advertisement
Sleep Foundation menyebutkan bahwa suhu kamar yang ideal untuk tidur bagi kebanyakan orang dewasa berada pada kisaran 15,6–19,4 derajat Celsius, sehingga ruangan yang terlalu panas dapat mengurangi kenyamanan dan kualitas tidur. Suhu ruangan yang tinggi tidak hanya mengganggu tidur, tetapi juga bisa membuat tubuh terasa panas dan tidak nyaman.
Cara agar Kamar Tidak Panas dengan Memperlancar Sirkulasi Udara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2863536/original/050474300_1564044967-bed-bedroom-blanket-545012.jpg)
Udara panas yang terperangkap tanpa jalur keluar adalah biang utama ruangan terasa pengap. Langkah paling mendasar sebagai cara agar kamar tidak panas adalah memastikan udara terus bergerak dan berganti dengan yang segar.
-
Pastikan tersedia ventilasi: Sediakan jendela, lubang angin, atau roster agar udara panas punya jalan keluar dan udara segar bisa masuk menyeimbangkan suhu, salah satu inti dari membuat ventilasi alami agar rumah tidak pengap.
-
Terapkan ventilasi silang: Buka dua bukaan yang saling berhadapan atau diagonal agar angin menyapu seluruh sudut kamar, bukan sekadar berputar di satu titik.
-
Buka jendela pagi dan malam: Waktu terbaik adalah pagi sebelum suhu naik dan malam saat udara mulai dingin, sedangkan siang hari sebaiknya jendela ditutup untuk menahan radiasi panas.
-
Pasang exhaust fan: Untuk kamar tanpa jendela, exhaust fan membantu menyedot udara panas dan lembap keluar sehingga sirkulasi tetap terjaga, seperti dibahas pada panduan cara mengatasi udara panas di dalam rumah tanpa AC.
-
Atur posisi kipas angin: Arahkan kipas ke dinding atau ke luar jendela pada sore hari untuk membuang udara panas, dan bila punya dua kipas, letakkan di jendela berlawanan, satu meniup masuk dan satu meniup keluar.
-
Kurangi barang dan furnitur: Ruangan yang terlalu penuh menghambat aliran udara, jadi sisakan ruang gerak dan simpan barang yang tidak terpakai di kotak tertutup.
Baca juga: 7 Tips Ruangan Tetap Sejuk Meski Tanpa AC
Advertisement
Cara Menghalau Panas Matahari dan Menekan Sumber Panas di Kamar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460576/original/081695800_1767258453-unnamed__4_.jpg)
Panas yang sudah masuk jauh lebih sulit dikeluarkan daripada dicegah sejak awal. Menghalau sinar matahari sekaligus mematikan sumber panas dari dalam menjadi cara agar kamar tidak panas yang sangat efektif.
-
Tutup tirai atau gorden saat siang: Gunakan tirai warna terang atau gorden blackout untuk memantulkan dan menahan radiasi matahari sebelum menembus kaca.
-
Pasang kaca film peredam panas: Lapisan reflektif pada jendela membantu mengatur suhu di dalam kamar dan meminimalkan cahaya matahari yang masuk.
-
Pilih warna cat terang: Warna putih, krem, atau pastel memantulkan cahaya sehingga kamar terasa lebih luas dan sejuk, berbeda dengan warna gelap yang menyerap panas.
-
Ganti ke lampu LED: Lampu LED menghasilkan cahaya yang lebih dingin dan hemat energi, dan biasakan mematikannya saat tidak digunakan.
-
Matikan dan cabut elektronik: Televisi, laptop, hingga charger tetap memancarkan panas, jadi cabut yang tidak dipakai agar suhu ruangan lebih stabil.
-
Batasi peralatan penghasil panas: Oven, setrika, dan mesin cuci menambah panas serta kelembapan ruangan, sehingga sebaiknya dipakai pada jam yang lebih sejuk.
-
Tambahkan insulasi atap dan plafon: Aluminium foil, turbine ventilator, atau cat pemantul panas mengurangi panas dari atap, dan ini bagian penting dari strategi menjaga rumah tetap dingin saat cuaca panas.
Sebagaimana dilansir The Conversation, oven, kompor, pengering, hingga mesin cuci semuanya dapat menghangatkan ruangan dan menaikkan kelembapan sehingga keringat sulit menguap, sementara panas juga cenderung naik ke lantai atas.
Prinsip yang sama diulas dalam panduan mengatasi rumah panas tanpa biaya besar yang menekankan pengelolaan panas secara bertahap.
Baca juga: 8 Rumah Kecil dengan Tanaman Gantung agar Tidak Panas
Trik Mendinginkan Kamar Secara Alami Tanpa AC
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5367364/original/063886700_1759304354-da7440f2-08e3-408e-b0b5-5f0bb590e199.jpg)
Selain mencegah panas masuk, ada beragam trik sederhana untuk menurunkan suhu memakai bahan yang ada di rumah. Berikut beberapa cara mendinginkan ruangan tanpa AC yang bisa langsung dipraktikkan sebagai cara agar kamar tidak panas.
-
Letakkan es batu di depan kipas: Semangkuk es batu di depan kipas yang menyala menciptakan efek AC sederhana, trik yang juga populer dalam panduan mendinginkan suhu ruangan tanpa AC.
-
Manfaatkan pendinginan penguapan: Letakkan handuk basah di depan jendela atau pel lantai menjelang tidur, karena penguapan air menyerap panas dari udara sekitarnya.
-
Hadirkan tanaman hijau: Beragam tanaman yang bisa mendinginkan ruangan seperti lidah mertua, sirih gading, dan lidah buaya melepaskan uap air melalui transpirasi sehingga udara terasa lebih segar.
-
Gunakan humidifier atau dehumidifier: Pilih humidifier bila udara kering dan gerah, atau dehumidifier bila kamar terasa lembap dan lengket.
-
Pertimbangkan air cooler: Perangkat ini memberi sensasi lebih dingin daripada kipas biasa dengan daya hemat, simak dulu rekomendasi air cooler sebelum membeli.
-
Pasang AC berukuran tepat bila perlu: Untuk kamar berukuran sedang, AC 1 PK sudah memadai, dan tempatkan pada posisi yang memungkinkan udara dingin menyebar merata.
Sebagaimana dijelaskan U.S. Environmental Protection Agency (EPA), kelembapan yang tinggi dapat membuat ruangan terasa lebih panas dan tidak nyaman. Menggunakan dehumidifier untuk menjaga tingkat kelembapan tetap ideal dapat membantu menciptakan suasana kamar yang terasa lebih sejuk dan nyaman.
Baca juga: 15 Jenis Tanaman yang Bikin Sejuk Saat Cuaca Panas
Advertisement
Suhu Ideal Kamar Tidur dan Kaitannya dengan Kualitas Istirahat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5237634/original/072940500_1748599921-desainkamar.jpg)
Rasa panas di kamar sangat memengaruhi kualitas tidur karena tubuh perlu melepaskan sebagian panas untuk bisa terlelap. Dilansir dari Healthline, suhu inti tubuh menurun secara alami menjelang tidur dan mencapai titik terendah menjelang pagi, sehingga ruangan yang sejuk memudahkan proses tersebut.
Michelle Drerup, psikolog tidur, dikutip dari Cleveland Clinic, menyarankan agar kamar diperlakukan layaknya sebuah gua dan menegaskan, "Kamar harus sejuk, gelap, dan tenang untuk meningkatkan kualitas tidur Anda."
Soal angka, para ahli tidur cenderung sepakat pada rentang yang cukup rendah. Kent Smith, mantan presiden American Sleep and Breathing Academy, dikutip dari GoodRx, menyatakan, "Kebanyakan orang tidur paling nyenyak ketika suhu kamar tidur mereka berada di antara 16 hingga 19 derajat Celsius."
Sebaliknya, kamar yang terlalu hangat justru mengganggu istirahat. Alon Avidan, direktur UCLA Sleep Disorders Center, dikutip dari WebMD, menyatakan, "Jika seseorang mengatakan tidur pada suhu antara 21 hingga 24 derajat Celsius, saya akan menyebut itu rentang yang memicu insomnia."
Perlengkapan tidur juga berperan penting dalam menjaga tubuh tetap sejuk. Sleep Foundation merekomendasikan penggunaan seprai dan pakaian tidur berbahan serat alami, seperti katun atau linen, karena lebih baik dalam menyerap kelembapan dan membantu sirkulasi udara dibandingkan bahan sintetis. Material tersebut dapat mengurangi penumpukan panas sehingga tubuh terasa lebih nyaman saat tidur.
Mandi air sejuk sebelum tidur juga dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Dr. Grant, pakar tidur, dikutip dari Tom's Guide, menyarankan, "Idealnya, saya menyarankan suhu air mandi sekitar 22 derajat Celsius, cukup mendinginkan tubuh namun tetap hangat agar nyaman."
Beberapa cara sederhana dapat melengkapi upaya menjaga kamar tetap sejuk saat malam hari. Sleep Foundation menjelaskan bahwa kelembapan yang tinggi dapat mengganggu kenyamanan tidur. Untuk membantu mendinginkan tubuh, Anda juga bisa menempelkan es yang dibungkus kain pada titik nadi, seperti leher atau pergelangan tangan.
Anda juga bisa mendinginkan bantal dan sarung bantal di kulkas sebelum dipakai, mencukupi kebutuhan cairan, serta memilih tidur di lantai bawah bila memungkinkan karena udara panas cenderung naik ke atas.
Baca juga: 8 Tanaman Paling Menyegarkan untuk Kamar Tidur
Baca juga: 12 Rekomendasi Tanaman Beraroma Menenangkan untuk Kamar Tidur
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kamar Tidak Panas
Kenapa kamar terasa panas padahal sudah pakai kipas angin?
Kipas angin hanya menggerakkan udara, bukan mendinginkannya. Jika ventilasi buruk atau masih banyak sumber panas seperti lampu, perangkat elektronik, dan tumpukan barang, kamar tetap terasa gerah meski kipas menyala. Solusinya adalah memperbaiki sirkulasi udara dan menekan sumber panas agar kipas bekerja lebih optimal.
Bagaimana cara agar kamar tidak panas tanpa AC?
Maksimalkan ventilasi silang, tutup tirai saat siang, ganti lampu ke LED, hadirkan tanaman hijau, dan letakkan es batu di depan kipas untuk efek pendinginan. Kombinasi langkah sederhana ini membuat kamar terasa lebih sejuk tanpa perlu pendingin udara.
Apakah tanaman benar-benar bisa membuat kamar lebih sejuk?
Ya, tanaman membantu melalui proses transpirasi yang melepaskan uap air sehingga suhu di sekitarnya sedikit turun, sekaligus menyaring udara. Meski efeknya tidak sebesar AC, tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, dan lidah buaya cukup efektif membuat kamar terasa lebih segar.
Baca juga: 8 Tanaman Indoor Pembersih Udara untuk Kamar Tidur
Baca juga: 22 Tanaman Hias Terbaik untuk Kamar Tidur
Menerapkan cara agar kamar tidak panas tidak harus mahal maupun rumit, cukup mulai dari memperbaiki sirkulasi, menghalau panas matahari, lalu menekan sumber panas dari dalam. Dengan konsistensi, kamar akan terasa lebih sejuk, nyaman, dan mendukung istirahat yang berkualitas setiap hari.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291921/original/043230300_1783579913-3ew4MgFkGzgyDrUfJHloB1UsN2XGONksxvh8Xs5E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293740/original/088136000_1783747451-tabebuya_3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292756/original/013113500_1783655493-jgLYw4mTV6PF2voj4hGSGCoPLjG7LyyPl3dDKCLt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293712/original/088801400_1783745649-HL_saluran.jpg)