7 Film Korea tentang Ayah dan Anak Perempuan yang Penuh Haru, Siapkan Tisu Sebelum Menonton

Jelajahi film Korea yang mengharukan tentang hubungan ayah dan anak perempuan, dari perjuangan melawan ketidakadilan hingga kisah cinta tanpa syarat yang mengin

Diterbitkan 11 Juli 2026, 12:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Film Korea tentang ayah dan anak perempuan selalu memiliki tempat tersendiri di hati para pencinta drama dan sinema Korea. Hubungan yang hangat, penuh pengorbanan, hingga perjuangan tanpa syarat membuat kisah-kisah ini mampu mengaduk emosi penonton dari awal hingga akhir.

Tak hanya menghadirkan cerita yang menyentuh, banyak film Korea bertema keluarga juga mengangkat isu sosial, hukum, hingga kesehatan yang dikemas secara realistis. Karena itulah, beberapa di antaranya bahkan diadaptasi di berbagai negara dan meraih penghargaan bergengsi.

Jika Anda sedang mencari tontonan yang menghangatkan hati sekaligus menguras air mata, berikut rekomendasi film Korea dari Liputan6.com yang mengangkat kisah ayah dan anak perempuan dengan cerita yang berkesan, Sabtu (11/7/2026).

1. Miracle in Cell No. 7 (2013)

Sulit membicarakan film Korea tentang ayah dan anak perempuan tanpa menyebut Miracle in Cell No. 7. Film garapan Lee Hwan-kyung ini menjadi salah satu film Korea paling emosional sepanjang masa dan sukses menginspirasi berbagai versi remake di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Cerita berpusat pada Lee Yong-gu, seorang ayah dengan keterbelakangan intelektual yang hidup sederhana bersama putri kecilnya, Ye-seung. Kehidupan mereka yang penuh kasih berubah drastis ketika Yong-gu dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang anak perempuan, padahal ia sama sekali tidak bersalah.

Akibat tuduhan tersebut, Yong-gu dijatuhi hukuman penjara hingga akhirnya menghadapi ancaman hukuman mati. Di balik jeruji besi, ia hanya memiliki satu harapan, yaitu dapat kembali bertemu dengan putri tercintanya.

Hubungan hangat antara ayah dan anak menjadi kekuatan utama film ini. Berbagai adegan sederhana, seperti berbagi makanan, saling memeluk, hingga perjuangan para penghuni sel membantu mempertemukan ayah dan anak, berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Dibintangi Ryu Seung-ryong, Kal So-won, dan Park Shin-hye, film ini layak masuk daftar tontonan wajib bagi siapa pun yang menyukai kisah keluarga penuh makna.

2. Hope (2013)

Film berikutnya adalah Hope (So-won), sebuah drama keluarga yang diangkat dari kisah nyata. Berbeda dari film keluarga pada umumnya, Hope mengangkat isu pelecehan seksual terhadap anak dan perjuangan keluarga untuk bangkit setelah tragedi tersebut.

Ceritanya mengikuti seorang anak perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual hingga mengalami trauma berat. Sang ayah tidak hanya berusaha menghibur dan memulihkan kondisi psikologis putrinya, tetapi juga memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum.

Film ini menggambarkan bahwa menjadi seorang ayah bukan hanya soal memberikan nafkah, melainkan juga menjadi pelindung sekaligus sumber kekuatan bagi anak ketika menghadapi masa paling sulit dalam hidup.

Selain menguras air mata, Hope juga menyampaikan kritik sosial mengenai perlindungan anak dan sistem hukum yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada korban. Penampilan Sol Kyung-gu, Uhm Ji-won, dan Lee Re berhasil membuat emosi penonton ikut larut dalam cerita.

3. Train to Busan (2016)

Sekilas, Train to Busan dikenal sebagai film zombi penuh aksi dan ketegangan. Namun di balik adegan-adegan menegangkan tersebut, tersimpan kisah mengharukan tentang hubungan ayah dan anak perempuan.

Film ini mengikuti Seok-woo, seorang manajer investasi yang terlalu sibuk bekerja hingga kurang memiliki waktu bersama putrinya, Su-an. Saat mengantarkan Su-an naik kereta menuju Busan untuk bertemu ibunya, wabah zombi tiba-tiba menyebar dan mengubah perjalanan mereka menjadi perjuangan hidup dan mati.

Di tengah situasi yang mencekam, Seok-woo perlahan menyadari arti menjadi ayah yang sesungguhnya. Ia rela mempertaruhkan nyawa demi memastikan putrinya tetap hidup.

Transformasi karakter Seok-woo menjadi salah satu aspek terbaik film ini. Dari sosok ayah yang dingin dan sibuk bekerja, ia berubah menjadi pribadi yang rela berkorban tanpa pamrih demi anaknya.

Tak heran jika Train to Busan menjadi salah satu film Korea tentang ayah dan anak perempuan yang paling dikenang, meskipun dibalut genre horor.

4. I Am a Dad (2010)

Bagi pencinta film thriller dengan konflik moral yang kuat, I Am a Dad bisa menjadi pilihan menarik.

Film ini mengisahkan seorang polisi yang terjerumus dalam praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Demi kepentingan pribadi, ia bahkan menjebak orang lain dalam sebuah kasus pembunuhan.

Masalah semakin rumit ketika putri semata wayangnya didiagnosis mengidap penyakit serius yang membutuhkan transplantasi jantung. Ironisnya, donor jantung yang paling memungkinkan berasal dari keluarga orang yang pernah ia jebak.

Konflik batin sang ayah menjadi inti cerita. Penonton diajak melihat bagaimana rasa bersalah, kasih sayang kepada anak, dan keinginan menebus dosa saling bertabrakan dalam situasi yang sangat sulit.

Akting Kim Seung-woo dan Kim Sae-ron membuat film ini terasa emosional sekaligus menegangkan hingga akhir.

5. Broken (2014)

Jika Anda menyukai film dengan nuansa misteri dan balas dendam, Broken patut masuk daftar tontonan.

Film ini mengikuti seorang ayah yang kehilangan putri tercintanya akibat pembunuhan tragis. Setelah mengetahui bahwa anaknya menjadi korban kekerasan seksual sebelum dibunuh, kemarahannya berubah menjadi tekad untuk menemukan pelaku.

Berbeda dari kisah investigasi biasa, perjalanan sang ayah dipenuhi emosi, rasa kehilangan, sekaligus keputusasaan. Ia tidak hanya ingin mengetahui siapa pembunuh putrinya, tetapi juga ingin memberikan hukuman dengan tangannya sendiri.

Jung Jae-young tampil sangat meyakinkan sebagai sosok ayah yang dilanda duka mendalam. Film ini menyuguhkan kombinasi antara drama keluarga, thriller, dan aksi yang membuat penonton terus mengikuti perkembangan ceritanya.

6. My Little Baby, Jaya (2017)

My Little Baby, Jaya menawarkan kisah yang tak kalah menyentuh. Film ini berkisah tentang seorang ayah penyandang cerebral palsy yang berusaha mengungkap penyebab kematian putri semata wayangnya.

Awalnya, kematian sang anak dianggap sebagai bunuh diri biasa. Namun semakin dalam penyelidikan dilakukan, semakin banyak fakta menyakitkan yang terungkap.

Sang ayah mengetahui bahwa putrinya selama ini menjadi korban perundungan sekaligus pelecehan seksual. Meski memiliki keterbatasan fisik, ia tidak menyerah mencari kebenaran dan memperjuangkan keadilan bagi anaknya.

Film ini menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua tidak dibatasi oleh kondisi fisik. Semangat dan tekad seorang ayah menjadi pesan utama yang membuat cerita terasa begitu menginspirasi.

7. Daddy You, Daughter Me (2017)

Jika ingin menikmati kisah ayah dan anak dengan suasana yang lebih ringan, Daddy You, Daughter Me adalah pilihan tepat.

Film bergenre komedi fantasi ini merupakan adaptasi dari novel Jepang. Ceritanya berfokus pada seorang ayah dan putri remajanya yang tiba-tiba mengalami pertukaran tubuh atau body swap.

Akibat kejadian tersebut, sang ayah harus menjalani kehidupan sebagai siswi SMA, sementara putrinya harus merasakan tekanan bekerja sebagai orang dewasa.

Berbagai kejadian lucu muncul ketika keduanya berusaha menjalani kehidupan masing-masing. Namun di balik komedi yang menghibur, film ini menyampaikan pesan penting tentang empati, komunikasi, dan pentingnya memahami sudut pandang anggota keluarga.

Jung So-min bersama Yoon Je-moon berhasil menghadirkan chemistry yang menghibur sekaligus menghangatkan hati. Film ini menjadi pilihan tepat bagi penonton yang ingin menikmati kisah keluarga tanpa terlalu banyak adegan yang menguras air mata.

Mengapa Film Bertema Ayah dan Anak Perempuan Selalu Menyentuh?

Sebagian besar film Korea tentang ayah dan anak perempuan tidak hanya menampilkan hubungan keluarga yang hangat, tetapi juga menggambarkan bagaimana seorang ayah rela mengorbankan apa pun demi kebahagiaan anaknya.

Tema seperti pengorbanan, keadilan, penyesalan, hingga kesempatan kedua menjadi benang merah yang membuat cerita terasa dekat dengan kehidupan nyata. Tidak heran jika film-film tersebut mampu meninggalkan kesan mendalam bahkan setelah selesai ditonton.

Mulai dari drama keluarga seperti Miracle in Cell No. 7 dan Hope, aksi menegangkan dalam Train to Busan, hingga komedi hangat Daddy You, Daughter Me, semuanya menawarkan sudut pandang berbeda mengenai ikatan ayah dan putri yang begitu istimewa.

Tanya Jawab Seputar Film Korea Bertema Ayah dan Anak Perempuan

1. Apa film Korea tentang ayah dan anak perempuan yang paling mengharukan?

Miracle in Cell No. 7 sering dianggap sebagai film paling mengharukan karena mengangkat kisah cinta tanpa syarat antara seorang ayah dan putrinya dengan alur yang emosional.

2. Apakah ada film Korea tentang ayah dan anak perempuan yang diangkat dari kisah nyata?

Ya. Miracle in Cell No. 7 terinspirasi dari kasus nyata, sementara Hope juga diangkat dari peristiwa nyata yang sempat menggemparkan Korea Selatan.

3. Film mana yang cocok ditonton bersama keluarga?

Daddy You, Daughter Me menjadi pilihan yang lebih ringan karena mengusung genre komedi keluarga dengan pesan tentang saling memahami antara orang tua dan anak.

4. Apakah semua film dalam daftar ini bergenre drama?

Tidak. Daftar ini mencakup berbagai genre, mulai dari drama keluarga, thriller, horor zombi, aksi, hingga komedi fantasi.

5. Mengapa film Korea bertema keluarga sering mendapat respons positif?

Karena film Korea umumnya menghadirkan karakter yang kuat, konflik yang realistis, serta emosi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah membuat penonton ikut terhubung dengan cerita.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6