Parlemen Dukung Penuh Konvensi Internasional DMDI ke-23 di Jakarta

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyatakan dukungan penuh

Diterbitkan 07 Oktober 2025, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Konvensi DMDI ke-23 digelar 24 Oktober di Jakarta, dihadiri 23 negara.
  • Tujuannya mempererat hubungan Melayu-Islam dan memperkenalkan budaya Indonesia.
  • DPD RI, Kepulauan Riau, dan MPR RI mendukung penuh acara internasional ini.

Liputan6.com, Jakarta - Konvensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-23 akan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada 24 Oktober mendatang. Ajang internasional tersebut akan dihadiri perwakilan dari 23 negara dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan budaya, ekonomi, dan sosial masyarakat Melayu serta dunia Islam.

Merespons hal itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyatakan dukungan penuh. Menurut dia, pelaksanaan Konvensi tidak hanya memperkuat persaudaraan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

"DPD RI sangat mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan bulan depan, tahun depan, dan kapan saja, karena ajang seperti ini luar biasa untuk memperkuat jalinan bangsa-bangsa Melayu dan Islam," kata Sultan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, seperti dikutip Senin (6/10/2025).

Senada, Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Datuk H. Said Aldi Al Idrus, menambahkan, penyelenggaraan Konvensi ini juga melibatkan dukungan dari pemerintah daerah. Tahun ini, Provinsi Kepulauan Riau ikut berpartisipasi dalam pameran budaya Melayu.

"Provinsi Kepulauan Riau ikut bersama dalam pameran ini. Kami berharap provinsi-provinsi lain juga dapat ikut serta, tidak hanya tahun ini tetapi juga di tahun-tahun mendatang," jelas Said.

Said menambahkan, selain dukungan dari DPD RI, acara juga mendapat perhatian dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Dia dijadwalkan hadir dan memberi pidato saat acara Konvensi.

"Insya Allah tanggal 24 Oktober pagi beliau akan memberikan motivasi kepada peserta dari 23 negara. Ini sangat luar biasa, karena sekaligus akan ada pameran pakaian wanita Melayu yang terbuka bagi masyarakat luas," tutur Said.

 

Pertemukan Tokoh Melayu dan Islam Lintas Negara

Sebagai informasi, Konvensi DMDI ke-23 menjadi ajang penting yang tidak hanya mempertemukan tokoh Melayu dan Islam lintas negara, tetapi juga menjadi ruang untuk memamerkan kekayaan seni dan budaya nusantara kepada dunia internasional

Diketahui, menjelang Konvensi yang akan digelar 17 hari mendatang, DMDI melaksanakan rangkaian pembuka berupa pameran budaya. Acara tersebut menampilkan busana khas Melayu seperti baju melayu, tanjak, dan kain samping.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6