Teknologi Drone Hadirkan Efisiensi dan Produktivitas di Persawahan Bukit Biru

Di Bukit Biru, Kutai Kartanegara, petani bersinergi dengan drone untuk menyemprot pupuk dan pestisida secara presisi. Program Demplot padi LEISA ini meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 6 ton per hektare, sekaligus membuktikan bahwa pertanian lokal bisa efisien, modern, dan tetap berpijak pada kearifan petani.

Diterbitkan 07 Oktober 2025, 13:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Program Demplot di Bukit Biru tingkatkan produktivitas padi signifikan.
  • Metode LEISA dan drone sprayer hasilkan panen lebih dari 6 ton/hektare.
  • Kolaborasi Pemkab Kukar-BI dorong kemandirian pangan Kaltim.

Liputan6.com, Jakarta Di lahan persawahan Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, suasana musim tanam kini terlihat berbeda. Di antara hamparan padi hijau yang tertata rapi, terdengar dengungan drone yang berputar di udara, menyemprot pupuk dan pestisida secara merata langsung ke tanaman yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Wilayah ini dijadikan lokasi percontohan melalui program Demonstration Plot (Demplot) padi, yang menerapkan metode LEISA (Low External Input Sustainable Agriculture) sebuah teknik pertanian berkelanjutan yang meminimalkan penggunaan input kimia berlebih.

Uniknya, metode ini kini dipadukan dengan teknologi digital farming, khususnya penggunaan drone sprayer, untuk menyemprot pupuk dan pestisida secara presisi dan efisien.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Bank Indonesia, dengan target utama meningkatkan produktivitas padi, efisiensi kerja petani, dan penerapan teknologi pertanian modern secara nyata di lapangan.

Dampak Nyata pada Produktivitas Padi

Dari hasil penerapan metode ini, produktivitas padi di Bukit Biru meningkat signifikan. Jika sebelumnya rata-rata hanya sekitar 3,6 ton per hektare, hasil panen kini mencapai lebih dari 6 ton per hektare. Kenaikan tersebut memperlihatkan dampak nyata penerapan teknologi pada lahan pertanian rakyat.

Plt Lurah Bukit Biru, Sudiyarso, menyebut program ini membawa perubahan positif bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Produksi padi warga meningkat signifikan. Ini langkah awal yang menjanjikan untuk menciptakan swasembada pangan jika diterapkan lebih luas,” ujarnya.

Sebagai daerah transmigrasi yang sejak lama bergantung pada pertanian, peningkatan hasil panen menjadi kabar baik bagi petani. Teknologi drone tidak hanya membantu mempercepat proses pemupukan dan penyemprotan, tetapi juga mengurangi beban tenaga kerja di lapangan.

Sudiyarso berharap keberhasilan ini menjadi dorongan bagi petani lain untuk membuka diri terhadap teknologi baru.

“Inovasi seperti ini mampu membangkitkan semangat petani untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka,” tambahnya. Penerapan teknologi ini juga mendapat perhatian dari pemerintah provinsi. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, bersama Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, pernah meninjau langsung panen padi di Bukit Biru.

Dalam kesempatan itu, Seno Aji menilai bahwa penggunaan drone dan sistem pertanian berkelanjutan seperti LEISA merupakan langkah penting menuju kemandirian pangan di Kalimantan Timur.

“Teknologi ini adalah kunci untuk mewujudkan kemandirian pangan di Kaltim. Dengan teknologi ini, produktivitas panen di Kukar yang memiliki 13.000 hektar lahan sawah aktif dapat mencapai enam ton per hektar,” katanya.

Pertanian Adaptif dan Berkelanjutan

Ia menegaskan komitmen untuk memperkuat dukungan infrastruktur pertanian, termasuk pengembangan sistem irigasi, agar keberhasilan yang dicapai di Bukit Biru dapat direplikasi dan diterapkan di wilayah lain.

Keberhasilan para petani di Bukit Biru menjadi bukti bahwa pertanian di Kutai Kartanegara mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dari lahan yang sama, muncul metode bercocok tanam baru yang lebih efisien, presisi, dan tetap mengedepankan kearifan lokal serta pengalaman petani setempat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6