Data Terbaru Korban Ponpes Al Khoziny Selasa 09.30 WIB: Seluruh Jenazah Ditemukan, Totalnya 63 Orang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh jenazah korban reruntuhan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur telah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Diterbitkan 07 Oktober 2025, 09:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tim SAR gabungan telah menemukan seluruh 63 jenazah korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny.
  • Dari total korban, 104 santri dinyatakan selamat dan 63 orang meninggal dunia.
  • Identifikasi akhir jumlah korban menunggu hasil DVI Polri, termasuk potongan tubuh.

Liputan6.com, Jakarta - BNPB memastikan seluruh jenazah korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur telah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan mengatakan total ada sebanyak 63 jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Seluruh jenazah sudah ditemukan. Dari total itu, 61 dalam kondisi utuh dan ada tujuh berupa potongan tubuh,” kata Budi di posko tanggap darurat di halaman Ponpes Al Khoziny, Selasa (7/10/2025).

Identifikasi Sementara

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi sementara, seluruh jenazah diperkirakan berasal dari dalam kompleks ponpes yang kini telah rata dengan tanah.

Area tersebut saat ini sudah bersih dari material runtuhan bangunan sehingga sangat kecil kemungkinan masih ada jenazah yang tertinggal di sana.

Kendati demikian, kata dia, kejelasan jumlah akhir korban masih menunggu hasil identifikasi lanjutan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terutama untuk memastikan tujuh bagian tubuh yang ditemukan apakah merupakan dua korban yang dilaporkan hilang.

“Dari sisi teknis, operasi Basarnas telah dianggap selesai karena tidak ada lagi tanda-tanda korban di bawah reruntuhan. Namun kepastian jumlah korban secara resmi baru dapat dipastikan setelah proses DVI selesai,” kata Budi menegaskan.

104 Selamat, 63 Meninggal

Hingga Senin, 6 Oktober 2025 malam pukul 22.45 WIB, total korban meninggal dunia bertambah menjadi 61 orang setelah tim menemukan 12 jenazah tambahan. Dari jumlah itu, 17 di antaranya telah diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Data dari posko penanganan darurat di Buduran Sidoarjo mencatat total korban mencapai 167 orang santri. Sebanyak 104 orang dinyatakan selamat, selebihnya meninggal dunia.

Tim SAR gabungan juga menemukan tujuh potongan bagian tubuh manusia yang telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6