Prabowo Ungkap Misi Bersih-Bersih BUMN: Saya Mau Kirim Kejaksaan dan KPK

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bakal bersih-bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia menyatakan kesal dengan pegawai BUMN yang perusahaannya rugi justru malah memperkaya diri.

Diterbitkan 29 September 2025, 13:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo akan membersihkan BUMN dari pegawai yang memperkaya diri saat perusahaan rugi.
  • KPK dan Kejagung diperintahkan mengusut penyimpangan BUMN demi aset rakyat.
  • Misi bersih-bersih BUMN ditargetkan 3 tahun untuk selamatkan aset negara.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bakal bersih-bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia menyatakan kesal dengan pegawai BUMN yang perusahaannya rugi justru malah memperkaya diri.

"Saya perintahkan bersihkan itu BUMN, kadang-kadang nekat-nekat mereka itu di beri kepercayaan negara dia kira itu perusahaan nenek moyang perusahaan rugi dia tambah bonus untuk dirinya sendiri," kata Prabowo di Munas VI PKS, Jakarta, Senin (29/9/2025)

Kirim KPK dan Kejagung

Prabowo mengaku sudah memerintahkan Kejagung dan KPK untuk mengusut penyimpangan di BUMN agar asset yang dimiliki bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk kepentingan rakyat.

"Saya mau kirim kejaksaan dan KPK untuk kejar-kejar itu, bagaimana saudara perlu dikejar atau tidak. Nanti di bilang Prabowo kejam," tegas Prabowo.

Targetkan 3 Tahun

Prabowo menargetkan misi bersih-bersih BUMN dilakukan dalam 3 tahun ke depan. Dia meyakini, bersih-bersih ini demi menyelamatkan aset negara agar tidak diselewengkan pihak tak bertanggungjawab.

"Kita kasih kesempatan BUMN dalam 2—3 tahun kita bersihkan. Saudara kalau dagang yang biasa harusnya hasilnya yang wajarnya itu 10% dari aset, kalau aset kita 100, harusnya tiap tahun kita dapat 10%," ujar Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6