Mutasi Polri: Irjen Ramdani Hidayat Naik Jabatan jadi Dankorbrimob

Kapolri melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan Polri. Total sebanyak 60 perwira Polri yang terkena mutasi. Mulai dari perwira menengah hingga jenderal bintang dua.

Diterbitkan 26 September 2025, 09:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolri mutasi 60 perwira Polri, dari pamen hingga jenderal bintang dua.
  • Mutasi ini untuk penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja Polri.
  • Proses mutasi melalui pertimbangan matang demi transformasi Polri Presisi.

Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan Polri. Total sebanyak 60 perwira Polri yang terkena mutasi. Mulai dari perwira menengah hingga jenderal bintang dua.

Rotasi tertuang dalam dua surat telegram Kapolri ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 dan ST/2192/IX/KEP./2025 24 September 2025.

Salah satu mutasi yakni Irjen Ramdani Hidayat yang naik jabatan menjadi Dankorbrimob Polri. Sebelumnya, Ramdani menjabat sebagai Wadankorbrimob. Posisi itu sekarang diisi oleh Brigjen Reza Arief Dewanto.

Tujuan Mutasi Polri

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.

“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Jumat (26/9/2025).

Mutasi di Gegana

Perombakan juga terjadi di Pasukan Gegana. Kombes Mulyadi dipercaya menjadi Komandan Pasukan Gegana, sementara Kombes Mokhamad Alfian Hidayat dipercaya memimpin Komandan Satuan Intel Brimob. Di posisi lain, Kombes Ronny Suseno ditunjuk menjadi Dansat Jibom Pasgegana.

Trunoyudo menegaskan seluruh proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.

“Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6