Kenapa Prabowo Minta Telur Ceplok Bukan Didadar dalam Menu MBG?

Disebutkan, Prabowo hanya memperbolehkan dua cara memasak telur untuk menu MBG, yaitu goreng ceplok dan telur bulat atau rebus.

Diterbitkan 24 September 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo instruksikan dua cara masak telur MBG: ceplok atau rebus.
  • Tujuannya agar setiap anak pasti mendapat satu telur utuh setiap hari.
  • Telur kaya protein dan nutrisi penting, baik untuk kekebalan tubuh.

Liputan6.com, Jakarta Bukan rahasia umum lagi jika Presiden Prabowo Subianto memang memantau Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk menunya. Namun, yang menarik, dia bahkan memberikan instruksi detail soal cara memasak telur yang bakal disajikan.

Disebutkan, Prabowo hanya memperbolehkan dua cara memasak telur untuk menu MBG, yaitu goreng ceplok dan telur bulat atau rebus.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dalam temu media di Jakarta, Senin, 22 September 2025.

"Beliau (presiden) concern dalam memberikan telur, jadi telur itu beliau mengatakan hanya boleh dua (cara) memasak. Satu diceplok, satu lagi telur bulat," kata Dadan.

Bukan tanpa alasan, hal ini disampaikan Prabowo ke Dadan agar setiap anak dipastikan mendapat satu telur setiap hari, bukan lima telur dibagi untuk 7 sampai 10 anak.

"Karena beliau (Presiden Prabowo) benar-benar ingin lihat telur itu benar-benar satu per anak. Jadi, beliau sangat tidak ingin telur itu diorek-orek atau didadar, karena kalau didadar kan untuk 7 orang bisa dengan lima telur, untuk 10 orang bisa lima telur, kalau diceplok atau dibulat itu udah pasti kelihatan telurnya," jelas Dadan.

 

Instansi Lain

Di instansi lain seperti Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN juga memiliki program pemberian telur kepada yang membutuhkan. 

Menteri Kemendukbangga Wihaji mengatakan tengah memiliki program pemberian dua telur bagi balita untuk mencegah stunting. “Itu termasuk yang sudah berjalan, macam-macam kok programnya, tapi intinya telur ini banyak mengandung protein," kata Wihaji.

Kemudian dia juga menyebut ada program lain dari Kemendukbangga yang bernama satu hari satu telur atau one day one endog.

"Lalu, ada program yang namanya one day one endog, tahu endog nggak? Telur. Intinya, makan yang berprotein itu penting,” jelas Wihaji.

Kandungan Nutrisi Telur

Telur merupakan salah satu bahan pangan dengan nilai nutrisi yang baik. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein, sejumlah vitamin (A, B, D, K), kolin, selenium, yodium, fosfor, besi, dan seng.

Di dalam telur juga mengandung kolin yang membantu meningkatkan kesehatan membran sel di seluruh tubuh dan membantu tubuh menjaga kadar homocysteine di tingkat normal.

Homocysteine adalah asam amino yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung, seperti disampaikan Novita Agustina, Ns, M.Kep, Sp.Kep. A dari RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang seperti mengutip laman Kemenkes RI.

Telur juga mengandung selenium sebagai mineral untuk mempertahankan kekebalan tubuh dan merupakan antioksidan kuat.

Kandungan vitamin D pada kuning telur dapat mempercepat meredakan pilek dan flu. Hal ini membuktikan bahwa mengonsumsi telur setiap hari dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Telur juga mengandung selenium. Satu telur ukuran besar mengandung 28 persen dari nilai selenium harian yang direkomendasikan.

Ketika mengonsumsi telur setiap hari, hal itu berarti memberi nutrisi pada kulit agar tetap sehat.

Kombinasi antara protein dan lemak yang terdapat pada telur memberikan beragam manfaat bagi tubuh, termasuk membuat merasa kenyang lebih lama.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6