Usai Bertemu Prabowo, GP Ansor Bangun 80 Posko Penjaga Aspirasi Indonesia

Pembangunan posko meneruskan apa yang menjadi arahan Presiden.

Diperbarui 06 September 2025, 18:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • GP Ansor membangun 80 Posko Jaga Aspirasi di berbagai daerah.
  • Posko ini mengawal aspirasi masyarakat sesuai arahan Presiden Prabowo.
  • Ansor berkomitmen mendukung rakyat dan menolak provokator pemecah belah.

Liputan6.com, Jakarta - Gerakan Pemuda Ansor membangun 80 Posko penjaga aspirasi di berbagai daerah Indonesia. Total ada 80 posko dibangun, sebagai hasil dari tindak lanjut pertemuan dengsn Presiden Prabowo Subianto pada Senin (1/9).

"Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia ini menjadi komitmen Ansor dalam mengawal aspirasi masyarakat untuk menjaga Indonesia sesuai arahan dari Bapak Presiden," kata kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (6/9/2025).

Addin menjelaskan, pembangunan posko meneruskan apa yang menjadi arahan Presiden. Dia mengatakan, presiden sangat terbuka dengan aspirasi yang disampaikan masyarakat sekaligus melakukan langkah-langkah responsif strategis.

"Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia adalah perwujudan komitmen kami untuk mengawal aspirasi masyarakat untuk menjaga Indonesia sebagaimana juga sudah didengar langsung oleh Bapak Presiden,” ungkap dia.

Addin memastikan, posko Ansor juga bisa adaptif terhadap suara aspirasi. Dia berjanji, Ansor akan ikut dalam barisan rakyat dalam mengawal jalannya evaluasi.

“Kami mendukung aspirasi masyarakat. Kami juga ikut mengawal dan menyampaikannya dengan baik. Tapi bagi provokator yang ingin menghasut, memecah belah, kami tidak akan diam. Tidak ada ruang bagi provokator,” tambahnya.

 

Gotong Royong

Dia mendorong, di tengah beragam kesulitan yang dihadapi rakyat, seperti ekonomi, harusnya seluruh elemen bangsa bisa bersama-sama keluar dari permasalahan ini.

“Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah anak bangsa yang bisa keluar dari beragam persoalan dengan gotong royong, saling bahu membahu. Tolong sekali jangan rusak fasum, jaga aset ekonomi. Karena itu untuk kita,” imbuhnya.

Kepada para elite dan pejabat publik, dia mewanti agar berhati-hati dengan setiap kebijakan dan narasi yang diucapkan.

"Jangan menunjukkan sikap nirempati, arogan, dan tidak sensitif terhadap kondisi rakyat," pungkas dia.

Sebagai informasi, 80 Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia dikoordinasikan melalui Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser di bawah komando tertinggi H. Addin Jauharudin.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6