Di Mana Polisi saat Massa Jarah Rumah Sri Mulyani Hingga Ahmad Sahroni?

Polri menanggapi soal pengamanan rumah pejabat usai terjadi penjarahan di beberapa tempat, mulai dari rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani, hingga sejumlah pejabat DPR RI seperti Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio.

Diperbarui 01 September 2025, 14:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rumah sejumlah pejabat, termasuk Sri Mulyani, dijarah massa di beberapa lokasi.
  • Polri sedang menginventarisasi dan mengkonsolidasi data terkait penjarahan ini.
  • Rumah Sri Mulyani dijarah dua kali pada dini hari 31 Agustus 2025.

Liputan6.com, Jakarta - Polri menanggapi soal pengamanan rumah pejabat usai terjadi penjarahan di beberapa tempat, mulai dari rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani, hingga sejumlah pejabat DPR RI seperti Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo belum memberikan banyak komentar terkait peristiwa tersebut.

“Hal ini telah dilakukan inventarisasi oleh Polda-Polda, dan kemudian konsolidasi,” tutur Trunoyudo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025).

Ditanya soal Polri kecolongan aksi penjarahan, dia meminta publik menunggu perkembangan penanganan perkara tersebut lebih lanjut.

“Dan tentunya secara perkembangan nanti kita lihat dari hasil perkembangannya. Itu dulu bisa kami jawab sementara ini,” kata Trunoyudo.

Rumah Sri Mulyani Dijarah Massa

Massa menjarah rumah Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, Minggu (31/8/2025) dini hari. Penjarahan dilakukan dua kali yakni pukul 01.00 WIB dan 03.00 WIB.

"Gelombang pertama sekitar jam satu (dini hari), gelombang kedua terjadi sekitar jam tiga (dini hari)," kata staf pengamanan di kompleks rumah Sri Mulyani, Joko Sutrisno seperti dilansir Antara.

Kesaksian Joko sejalan dengan keterangan beberapa warga termasuk seorang warga bernama Renzi. Keterangan sama disampaikan tiga tenaga satuan pengamanan di mulut kompleks Mandar dan seberang jalan komplek itu, yang berjarak sekitar 150-160 meter dari rumah yang dijarah.

"Tapi Bu Sri (Mulyani) tidak ada di rumah kok," kata Renzi, yang diamini Joko Sutrisno.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6