Prabowo Perintahkan Polisi-TNI Bertindak Tegas pada Penjarah dan Perusak Fasilitas Umum

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku kerusuhan dan perusakan fasilitas umum maupun penjarahan.

Diperbarui 31 Agustus 2025, 15:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo perintahkan Polri-TNI tindak tegas perusak fasilitas dan penjarah.
  • Kericuhan demo, penjarahan rumah tokoh, dan fasilitas umum terjadi.
  • Prabowo tegaskan hormati aspirasi damai, namun larang tindakan melanggar hukum.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto memerintajkan Polri-TNI bertindak setegas-tegasnya terhadap pelaku perusakan fasilitas umum hingga penjarahan yang terjadi di berbagai kota di tanah air. Perintah ini keluar setelah Presiden Prabowo Subianto melihat kondisi negara akhir-akhir ini.

Dalam beberapa hari terakhir, aksi demonstrasi berujung pada kericuhan, kerusuhan, bahkan penjarahan rumah. Rumah anggota DPR Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio dan Nafa Urbach jadi sasaranpenjarahan. Tak hanya itu, rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani juga ikut dijarah. 

“Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku,” ujar Prabowo dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Demo dengan Damai

Prabowo memastikan aspirasi masyarakat yang disampaikan harus dihormati. Namun tidak boleh melanggar hukum atau merusak fasilitas negara.

“Hak untuk berkumpul secara damai harus dihormati dan dilindungi. Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa ada gejala tindakan-tindakan melawan hukum; bahkan ada yang mengarah pada makar dan terorisme,” kata Prabowo. 

“Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi murni secara damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti,” sambungnya.

Kumpulkan Pimpinan Lembaga Tinggi dan Ketum Parpol

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para ketua umum partai politik di Istana Negara, Minggu (31/8/2025). Langkah Prabowo ini untuk berdiskusi dengan para ketua umum partai politik dan pimpinan DPR dan MPR menyikapi kondisi negara belakangan ini yang dilanda berbagai kericuhan dan aksi penjarahan. 

Tampak hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI Sultan Najamudin. Selain itu, hadir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnputri, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum NasDem Surya Paloh. Hadir pula Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Wakil Ketum Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono.  Hadir pula Sekjen PKS saat ini adalah Muhammad Kholid, Ketum PKB Muhaimin Iskandar. 

Seusai berdiskusi dengan pimpinan lembaga negara dan ketum Partai politik, Presiden Prabowo menyampaikan sikap pemerintah.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6