Gelar Bimtek, Golkar Pastikan Kader Harus Paham Arah Kepemimpinan Prabowo

Upgrading dan bimtek ini tak hanya sekedar kegiatan rutin, melainkan langkah strategis partai untuk memperkuat kapasitas kader di legislatif daerah

Diperbarui 30 Agustus 2025, 05:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Golkar gelar Bimtek tingkatkan profesionalitas anggota DPRD se-Indonesia.
  • Tujuannya perkuat kapasitas kader legislatif daerah dukung program pusat.
  • Protes PBB-P2 jadi pelajaran penting bagi anggota DPRD.

Liputan6.com, Jakarta - Partai Golkar menggelar kegiatan Upgrading dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia tahun 2025. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji menjelaskan, giat tersebut mengusung tema "Peningkatan Profesionalitas Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Menjalankan Peran, Tugas, dan Fungsinya.”

"Upgrading dan bimtek ini tak hanya sekedar kegiatan rutin, melainkan langkah strategis partai untuk memperkuat kapasitas kader di legislatif daerah," kata Sarmuji melalui keterangan diterima.

Sarmuji ingin memastikan, para legislator Golkar paham arah kepemimpinan dan prioritas pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto.

“Upgrading dan bimbingan teknis ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan langkah strategis Partai Golkar untuk memperkuat kapasitas kader di legislatif daerah," jelas dia.

Dia berpesan, anggota DPRD adalah ujung tombak yang bersentuhan dengan rakyat secara langsung. Maka dari itu, peningkatan kapasitas teknis dan pemahaman politik menjadi keharusan agar program kerja pemerintahan pusat bisa berjalan serentak dan tepat sasaran.

“Program kerja pemerintahan pusat harus mendapatkan dukungan penuh dari daerah. Anggota DPRD adalah penghubung utama antara aspirasi rakyat dan kebijakan pemerintah,” pesan dia.

 

Pelajaran Penting

Sarmuji mewanti, protes di berbagai daerah akibat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), mulai dari Pati, Bone, Cirebon, Jombang, hingga Banyuwangi harus menjadi pelajaran penting bagi para kepala daerah dan anggota DPRD.

"Kebijakan fiskal yang langsung bersentuhan dengan rakyat menuntut sensitivitas tinggi dan kreativitas solusi,” wanti dia.

Dia berharap, upgrading ini akan menjadi ruang pembelajaran agar anggota DPRD Golkar lebih peka dan mampu memberi masukan konstruktif dalam pengambilan kebijakan. Sebab sinergi pusat-daerah serta kreativitas pendanaan alternatif akan menjaga agenda pemerintahan Prabowo–Gibran tetap berjalan.

“Partai Golkar berkomitmen menghadirkan politik anggaran yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Melalui bimtek ini, kami memastikan anggota DPRD Golkar memiliki keterampilan teknis sekaligus pemahaman politik yang memadai,” Sarmuji menutup.

Sebagai informasi, kegiatan Bimtek akan berlangsung dalam tiga gelombang di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta Barat, pada pertengahan September 2025 mendatang.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6