Siasat Pemkot Depok Atasi 65.742 orang Pengangguran

Angka pengangguran Kota Depok mencapai 6,27 persen dari jumlah penduduk Kota Depok atau sekitar 65.742 orang.

Diperbarui 26 Agustus 2025, 15:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Depok gelar Job Fair dengan 50 perusahaan tawarkan 3.000 lowongan kerja.
  • Job Fair ini upaya Depok tekan angka pengangguran 65.742 orang (6,27%).
  • Pendaftar SMA/SMK minimal 18 tahun bisa akses info loker via ayogawe.depok.go.id.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Depok berusaha menekan angka pengangguran Kota Depok yang mencapai 65.742 orang. Salah satunya dengan mengadakan job fair menghadirkan 50 perusahaan untuk menyerap tenaga kerja masyarakat Depok.

Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangguluang Mansyur mengatakan, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja telah melaksanakan Job Fair. Adapun Job Fair dilaksanakan mulai 26 Agustus sampai 27 Agustus di Mall Pesona Square Depok.

“Ada 3.000 lowongan pekerjaan dari 50 perusahaan yang akan menerima para pencari kerja,” ujar Mangguluang, Selasa (26/8/2025).

Agung menjelaskan, pelaksanaan Job Fair yang dilaksanakan Pemerintah Kota Depok bersama dunia usaha, sebagai bukti sinergitas dalam menekan angka pengangguran. Pemerintah Kota Depok turut melibatkan kelompok-kelompok usaha untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan.

“Tenaga kerja yang bisa diserap kurang lebih ada 3.000 lowongan kerja.

Mangguluang mengakui, angka pengangguran Kota Depok mencapai 6,27 persen dari jumlah penduduk Kota Depok atau sekitar 65.742 orang. Pemerintah Kota Depok terus berupaya untuk menyediakan lapangan pekerjaan, untuk menekan angka pengangguran Kota Depok.

“Semoga ini juga bisa mengatasi permasalahan terkait dengan ketenagakerjaan yang ada di Kota Depok dan mengatasi pengangguran di Kota Depok,” ucap Mangguluang.

Rencananya Pemerintah Kota Depok akan membuka kembali pelaksanaan Job Fair. Hal itu untuk mengatasi permasalahan pengangguran dengan menyediakan lapangan pekerjaan, salah satunya mengajak para pengusaha di Kota Depok.

“Ini membuka peluang terkait dengan lowongan kerja yang ada di Kota depok. Lebih besar lagi, berarti lowongan kerja juga lebih banyak yang bisa ditampung disitu,” terang Mangguluang.

 

Buka hingga 27 Agustus

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, job fair yang digelar tercatat sudah 2.000 pendaftar dan kemungkinan dapat mencapai 3.000 pendaftar. Meskipun begitu, pelaksanaan job fair akan tetap dibuka sampai 27 Agustus 2025.

“Sudah 2.000 lebih (pendaftar), ini kan masih berjalan terus ya,” ujar Sidik.

Sidik menegaskan, pembukaan lowongan pekerjaan melalui job fair ditujukan untuk pendaftar lulusan SMA maupun SMK. Adapun klasifikasi usai minimal 18 tahun dan tidak ada ketentuan usia maksimal.

“Jadi memang syaratnya sederhana lulusan SMA maupun SMK dan umurnya minimal 18 tahun, karena sudah ada aturannya untuk batas umur atasnya tidak ditentukan,” tegas Sidik.

 

Antusiasme

Melihat antusias para pencari kerja, Sidik berencana akan membuka kembali job fair pada akhir tahun. Selain itu, masyarakat yang ingin mengetahui lowongan pekerjaan di Kota Depok, dapat melihat melalui portal ayogawe.depok.go.id.

“Kalau para pencari kerja mendaftarkan diri ke sana, registrasi, itu setiap saat akan mendapatkan informasi loker secara online,” ungkap Sidik.

Sidik turut membuka bursa kerja khusus di SMK yang dapat menampung para pencari kerja. Adapun lowongan yang disediakan sekitar 200 sampai 500 lowongan pekerjaan.

“Jadi memang mereka pun juga berkontribusi juga dalam mengurangi tingkat pengangguran terbuka kota Depok ini,” pungkas Sidik. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6