Polisi Bekuk Dua Terduga Copet di Tengah Pesta Rakyat 17 Agustus di Monas

Salah satu terduga pelaku berinisial AA dipergoki warga saat berusaha membuka resleting tas pengunjung. Aksinya menimbulkan kecurigaan hingga membuat massa berteriak dan menimbulkan kegaduhan.

Diperbarui 18 Agustus 2025, 18:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dua terduga copet diamankan di Monas saat Pesta Rakyat dan Karnaval Kemerdekaan.
  • Terduga AA dipergoki warga saat mencoba mencuri ponsel, lalu diserahkan ke polisi.
  • Terduga MSP diamankan setelah dituduh mencuri ponsel yang ditemukannya.

Liputan6.com, Jakarta - Gelaran Pesta Rakyat dan Karnaval Kemerdekaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (17/8/2025), tercoreng ulah dua orang terduga copet. Keduanya diamankan setelah ketahuan beraksi mencomot ponsel milik pengunjung.

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku.

“Saat ini dua orang terduga pelaku masih di Polsek Gambir untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Reonald dalam keterangan tertulis, Senin (18/8/2025).

Salah satu terduga pelaku berinisial AA dipergoki warga saat berusaha membuka resleting tas pengunjung. Aksinya menimbulkan kecurigaan hingga membuat massa berteriak dan menimbulkan kegaduhan.

“AA diduga melakukan pencurian saat ada kerumunan masyarakat yang sedang mengantre makanan dalam rangka acara HUT RI ke-80,” jelas Reonald.

AA pun langsung diamankan warga dan diserahkan kepada petugas kepolisian yang berjaga di lokasi acara.

Pelaku Kedua Diduga Hendak Kuasai Ponsel Jatuh

Tak berselang lama, seorang pria lain berinisial MSP juga diamankan. Ia disebut mengambil sebuah ponsel yang jatuh di tengah kerumunan.

“Pada saat adanya kerumunan masyarakat yang sedang mengantre makanan dalam rangka acara HUT RI ke-80, MSP melihat ada handphone di bawah kerumunan warga. Lalu MSP berteriak ‘handphone siapa ini’ dengan maksud agar handphone tidak terinjak,” terang Reonald.

Namun, pemilik ponsel menuduh MSP berniat mencuri sehingga sempat terjadi adu mulut di lokasi.

“Merasa tidak mengambil, sampai akhirnya MSP mengajak pemilik ponsel ke pos polisi. Setelah itu, pelaku dibawa ke Polsek guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Reonald.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6