Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala Bappisus Dapat Arahan Khusus

Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Diterbitkan 12 Agustus 2025, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo meminta Bappisus awasi birokrasi agar tidak berbelit.
  • Tujuannya agar proses cepat dan tepat, khususnya untuk kebutuhan masyarakat.
  • Prabowo juga ingin pemberantasan korupsi lebih dipertajam dan fokus.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Disebutkan, Prabowo Subianto meminta untuk mengawasi proses birokrasi agar tak terlalu berbelit-belit.

"Ya saya diberikan petunjuk pengarahan oleh pak Presiden bagaimana untuk tetap mengawasi mengontrol jalannya proses birokrasi. Jangan terlalu berbelit-belit, iya toh," kata Aris usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Menurut dia, Prabowo ingin birokrasi dapat dipangkas agar semua proses cepat dan tepat, khususnya yang terkait kebutuhan masyarakat. Misalnya, dana desa, penyaluran pupuk, Koperasi Merah Putih, hingga Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Macam-macam. Intinya proses birokrasi jangan terlalu berbelit-belit," ungkap Aris.

Dia juga membeberkan, soal mundurnya Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, yang disebut karena birokrasi berbelit. Menurutnya, itu juga dibahas oleh Prabowo.

 

Akan Dijalankan Pesan Prabowo

Aris pun kembali menegaskan pesan Prabowo, bahwa proses birokrasi bisa disederhanakan dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Ya semuanya, semuanya. Itu dari awal presiden pertama sudah menyampaikan bahwa kita harus perbaiki proses birokrasi kita, sesimpel-simpelnya, sepraktis-praktisnya, tapi tetap semuanya bisa dipertanggungjawabkan dan terukur," kata dia.

Karena itu, Aris menegaskan, akan terus berupaya memperbaiki proses birokrasi ini agar lebih mudah.

"Ya pastilah. Kita akan perbaiki, kan tidak bisa setiap saat ya. Tapi alhamdulillah perkembangannya bagus sekali ya toh kemarin juga pertumbuhan ekonomi kita ternyata 5,12 persen, dan lain sebagainya," jelas dia.

Aris juga mengungkapkan keinginan Prabowo agar  pemberantasan korupsi lebih dipertajam.

"Kemudian juga pemberantasan korupsi, ilegal-ilegal diperintahkan juga untuk lebih fokus, dipertajam lagi," kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6