Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Sarmi Papua, Motor Terparkir Berjatuhan hingga Jembatan Patah

Gempa bumi dengan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Sarmi, Papua, Selasa (12/8/2025) pukul 15.24 WIB. Gempa yang berlokasi di darat ini tidak berpotensi tsunami.

Diperbarui 12 Agustus 2025, 17:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gempa M 6,3 mengguncang Sarmi, Papua, pada 12 Agustus 2025, tidak berpotensi tsunami.
  • Gempa dangkal ini disebabkan oleh aktivitas Jalur Anjak Mamberamo (Mamberamo Thrust Belt).
  • Gempa menyebabkan kerusakan di Sarmi, termasuk motor berjatuhan dan jembatan patah.

Liputan6.com, Jakarta- Gempa bumi dengan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Sarmi, Papua, Selasa (12/8/2025) pukul 15.24 WIB. Gempa yang berlokasi di darat ini tidak berpotensi tsunami.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono melalui keterangan tertulis. 

Daryono menjelaskan, gempa bumi ini memiliki parameter awal dengan magnitudo 6,4. Episenter gempa terletak pada koordinat 2.21° LS ; 138,91° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 43 km arah tenggara Sarmi, Papua pada kedalaman 38 km. 

Menurut Daryono, gempa bumi ini merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas Jalur Anjak Mamberamo (Mamberamo Thrust Belt).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujarnya.

Dampak Gempa

Daryono mengatakan, gempa yang mengguncang Sarmi memiliki skala intensitas IV-V MMI. Artinya, getaran dirasakan hampir semua penduduk Sarmi, orang banyak terbangun.

Khusus di daerah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Wamena gempat tercatat dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan truk berlalu.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat gempa bumi ini menimbulkan kerusakan di Sarmi," kata Daryono.

Hingga pukul 15.50 WIB, lanjut Daryono, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya empat aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan kekuatan terbesar magnitudo 4,1.

Motor Bertumbangan hingga Jembatan Patah

Berdasarkan video yang diterima Liputan6.com, gempa magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah Sarmi membuat warga berhamburan keluar rumah. Sejumlah kendaraan roda dua yang terparkir tampak berjatuhan.

"Gempa dahsyat sampai motor saja berjatuhan semua," ucap warga dalam video itu.

Pada video yang berbeda, seorang pria memperlihatkan jembatan yang patah akibat gempa. Dia mengimbau warga agar hati-hati saat melintas di atas jembatan tersebut.

"Kondisi jembatan harap waspada. Ke bagian barat ujung jembatan tanah ada turun. Teman-teman kalau mau melintas hati-hati," ujar pria tersebut.  

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6