Bandara SIS Al Jufri Palu Resmi Berstatus Internasional, Waka MPR: Gerbang Sulteng ke Dunia

Waka MPR RI AM Akbar Supratman menilai posisi geografis Sulawesi Tengah yang strategis di kawasan Indonesia tengah memberi peluang besar untuk menjadi pusat distribusi logistik dan destinasi wisata internasional.

Diperbarui 13 Agustus 2025, 15:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu ditetapkan sebagai bandara internasional.
  • Status ini diharapkan dorong ekonomi, pariwisata, dan investasi Sulawesi Tengah.
  • MPR RI apresiasi penetapan, tekankan pentingnya pelayanan prima bandara.

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua MPR RI AM Akbar Supratman memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kementerian Perhubungan, serta seluruh pihak terkait atas ditetapkannya Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu sebagai bandara internasional.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 dan KM 38 Tahun 2025. Menurut Akbar, langkah ini merupakan strategi penting yang akan membawa dampak positif bagi perekonomian, pariwisata, serta hubungan internasional Sulawesi Tengah.

“Penetapan status internasional ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi lompatan besar yang membuka gerbang Sulawesi Tengah menuju dunia. Konektivitas udara akan semakin kuat, arus barang dan orang akan lebih lancar, serta menjadi magnet investasi,” ujar Akbar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/8/2025).

Ia menilai posisi geografis Sulawesi Tengah yang strategis di kawasan Indonesia tengah memberi peluang besar untuk menjadi pusat distribusi logistik dan destinasi wisata internasional. Potensi wisata alam seperti Taman Nasional Lore Lindu, Kepulauan Togean, hingga kekayaan kuliner dan kerajinan lokal diharapkan semakin terangkat.

Soroti Kesiapan Infrastruktur Bandara

Akbar juga menyoroti kesiapan infrastruktur dan layanan bandara. Ia mengapresiasi langkah Pemprov Sulteng dalam meningkatkan kapasitas pelayanan, membangun kerja sama lintas sektor, dan memastikan keamanan serta keselamatan penerbangan.

“Kita optimistis, dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, Bandara SIS Al Jufri akan menjadi pintu utama mobilitas global yang mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” kata Senator Dapil Sulawesi Tengah ini.

Ia menegaskan, status internasional ini harus diiringi pelayanan prima bagi penumpang domestik maupun mancanegara. “Kualitas layanan dan profesionalisme harus dijaga agar setiap tamu yang datang mendapat kesan positif,” ujarnya.

Dengan penetapan tersebut, Akbar optimistis Bandara Mutiara SIS Al Jufri akan menjadi gerbang utama Sulawesi Tengah menuju dunia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6