Profil Letjen Tandyo Budi Revita, Sosok yang Dikabarkan Akan Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI Besok

Sosok Letjen Tandyo sendiri merupakan seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 21 Februari 2024 mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Diperbarui 09 Agustus 2025, 16:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letnan Jenderal (Letjen) Tandyo Budi Revita dikabarkan akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Panglima TNI. Acara pelantikan tersebut rencananya berlangsung di Pusdiklatsus Komando Pasukan Khusus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (10/8/2025) besok.

Nama Letjen Tandyo mencuat setelah rundown acara 'Upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer' yang akan digelar tersebar pada Sabtu (9/8/2025).

Adapun sosok Letjen Tandyo sendiri merupakan seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 21 Februari 2024 mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Pria kelahiran 21 Februari 1969 ini adalah lulusan Akademi Militer (1991) yang berasal dari kecabangan Infanteri (Kostrad). Sebelum mengemban Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat, jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.

Beberapa posisi strategis yang pernah dijabat Letjen Tandyo antara lain: Kabadiklat Kemhan dari tahun 2021 hingga 2023, Dirrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan pada 2019 hingga 2021. Pada 2018 hingga 2019, ia menjadi Dir Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, serta Paban III/Latgab Sops TNI pada tahun 2018.

Dari 2017 hingga 2018, Tandyo menjabat sebagai Paban III/Sopsad, kemudian Danrem 142/Taroada Tarogau pada 2016. Pada 2015, ia memegang posisi Danmentar Akmil dan Danrindam IX/Udayana, sementara pada 2014 menjabat Asops Kasdam VII/Wirabuana. Sebelumnya, ia pernah menjadi Danbrigif Linud 17/Kujang I pada 2011–2012, Danyonif Linud 330/Tri Dharma pada 2011, dan pada tahun 1995 menjabat sebagai Dan Tim Khusus Combat Intelligence Yonif Linud 330/Tri Dharma.

Mabes TNI Masih Rahasiakan Nama Wakil Panglima

Sebelumnya, Markas Besar TNI masih merahasiakan nama Wakil Panglima TNI yang rencananya dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, pada 10 Agustus 2025.

"Untuk siapa yang akan jadi (Wakil Panglima TNI), kita tunggu tanggal 10 (Agustus), dilantik langsung oleh Presiden," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi kepada awak media di Batujajar, Bandung Barat, Jumat (8/8) seperti dilansir Antara.

Kristomei menjelaskan bahwa kepastian siapa pejabat Wakil Panglima TNI akan diketahui saat pelantikan berlangsung dan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 84 Tahun 2025, yang menggantikan Perpres Nomor 66 Tahun 2019 tentang Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

 

Struktur dan Jenjang Kepangkatan

Perpres itu mengatur struktur dan jenjang kepangkatan di tubuh TNI secara lebih rinci, termasuk pengisian posisi Wakil Panglima TNI yang kini wajib dijabat perwira tinggi bintang empat.

"Jabatan Wakil Panglima itu akan diisi sesuai dengan Perpres Nomor 84 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut, jabatan ini harus diisi oleh perwira tinggi bintang empat," kata Kristomei.

Perpres terbaru ini juga membawa sejumlah perubahan dalam struktur organisasi TNI, termasuk peningkatan kepangkatan di beberapa posisi strategis. Misalnya, jabatan Asisten Operasi Panglima TNI yang sebelumnya berpangkat bintang dua, kini menjadi bintang tiga.

"Di Perpres itu, misalnya disebutkan Asisten Operasi Panglima TNI kini membawahi kepala biro dan wakil asisten operasi, yang semuanya menyesuaikan kepangkatannya," tambah Kapuspen.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6