Pipa Gas Pertamina di Cidahu Subang Meledak, Dua Karyawan Alami Luka Bakar

Ledakan besar disertai kobaran api terjadi di area operasional PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field di Kabupaten Subang, Selasa pagi. Dugaan akibat kebocoran gas.

Diperbarui 05 Agustus 2025, 09:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ledakan terjadi di area operasional PT Pertamina EP Subang akibat kebocoran gas.
  • Dua karyawan terluka bakar, satu luka parah (80%) dan satu luka ringan (9%).
  • Polisi amankan lokasi, data saksi/korban, koordinasi dengan Pertamina terkait kebocoran.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ledakan besar disertai kobaran api terjadi di area operasional PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field di Kabupaten Subang, Selasa pagi (5/8/2025). Kejadian tersebut terekam dalam sejumlah video yang tersebar di media sosial, memperlihatkan api membumbung tinggi ke langit.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan insiden tersebut dan menyebut penyebab ledakan berasal dari kebocoran gas.

"Pada hari Selasa 5 Agustus 2025 pukul 04.20 WIB, di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang telah terjadi kebocoran gas yang mengakibatkan ledakan," jelas Hendra saat dihubungi melalui pesan singkat.

Ledakan itu menyebabkan dua orang karyawan mengalami luka bakar. Menurut keterangan Hendra, insiden bermula saat delapan pekerja tengah menjalankan tugas dalam shift malam dan mendengar suara desisan gas dari salah satu pipa.

Dua dari mereka kemudian berinisiatif memeriksa suara tersebut.

"Ketika para karyawan sedang bekerja, terdengar suara desis kebocoran gas. Dua korban yang memeriksa sumber suara terkena ledakan saat melakukan pengecekan. Ledakan bahkan terdengar hingga ke Kampung Babakan, Desa Cidahu," terangnya.

 

Identitas dua Korban Ledakan

Dua korban yang terluka adalah Asep Andan, yang mengalami luka bakar parah hingga 80 persen, dan Andi Irawan dengan luka bakar ringan sebesar 9 persen. Keduanya langsung dibawa ke RS Hamori untuk mendapatkan penanganan medis.

Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa pihak Pertamina saat ini tengah berupaya menangani kebocoran gas yang terjadi. Sementara pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah.

"Kami sudah mengamankan lokasi kejadian, mendata para saksi dan korban, serta berkoordinasi dengan pihak Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang," tutupnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6