Sinyal Kongres PDIP, Usai Bimtek?

Teka-teki soal gelaran Kongres PDIP tahun ini kian mencuat. Berbeda dengan 2015 dan 2019 yang penuh hingar-bingar atribut, suasana di Bali kali ini justru senyap meski ribuan kader banteng berkumpul.

Diperbarui 31 Juli 2025, 09:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kongres PDIP 2025 kurang meriah dibanding tahun sebelumnya.
  • Bali dipilih karena nilai historis dengan Bung Karno.
  • Kongres PDIP akan digelar secepatnya setelah Bimtek.

Liputan6.com, Jakarta - Tak seperti gelaran tahun 2015 dan 2019, hingar-bingar Kongres PDI Perjuangan (PDIP) tahun ini nyaris tak terdengar gaungnya. Biasanya, suasana menjelang kongres diramaikan dengan lautan bendera partai berlambang banteng bermoncong putih dan baliho raksasa yang membentang di sepanjang jalan menuju lokasi acara.

Namun, pada 2025 ini, meski ribuan kader PDIP berkumpul di Bali, nuansa itu nyaris tak tampak. Simbol-simbol partai yang biasa menyala mencolok di ruang publik kini absen dari pandangan.

Bali, memang telah menjadi bagian dari cerita panjang PDIP. Bukan hanya sekadar “kandang banteng”, tapi juga menyimpan nilai historis yang dalam, terutama berkaitan dengan sosok Bung Karno, terlebih di Hotel Grand Inna Bali Beach, yang kini telah berganti nama menjadi The Meru Sanur.

Di The Meru Sanur, kader-kader PDIP menghadiri Bimtek untuk anggota DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten atau kota fraksi PDIP se-Indonesia yang diselenggarakan dari tanggal 29-30 Agustus 2025.

Meski demikian, sinyal Kongres PDIP diduga kuat usai dilakukan pasca Bimtek ini.

“InsyaAllah, setelah Bimtek kita akan ada kabarnya,” kata Puan di The Meru Sanur, Bali, Rabu 30 Juli 2025.

 

Jawaban Puan

Saat kembali ditanya apakah Kongres digelar pada 1 Agustus 2025, atau sehari setelah penutupan Bimtek, Puan pun menjawab.

“Secepatnya, Insya Allah,” jawab Puan.

Adapun, dalam AD/ART PDIP, kongres dihadiri oleh utusan-utusan DPD partai dan DPC partai serta peninjau dan undangan yang ditetapkan oleh DPP partai. Di mana setiap DPD dan DPC masing-masing mempunyai hak suara.

Mengacu hal tersebut, banyak Ketua DPD PDIP yang sudah hadir. Sebut saja misalnya, Ketua DPD PDIP NTT Emelia Julia Nomleni hadir, Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto, Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey juga hadir.

Selain itu, jika mengacu hasil Rakernas V PDIP, Megawati Soekarnoputri sudah diminta dan ditetapkan kembali sebagai ketua umum pada Kongres VI tahun 2025.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6