Anwar Abbas Kenang Kwik Kian Gie: Tokoh Tak Gila Jabatan dan Anti Korupsi

Abbas juga menilai, sosok Kwiek adalah nasionalis tulen yang tidak pernah berhenti berpikir dan berbicara dengan kritis.

Diperbarui 29 Juli 2025, 14:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kwik Kian Gie wafat, dikenang sebagai tokoh dan guru bangsa.
  • Kwik dikenal negarawan sejati, perjuangkan kepentingan bangsa.
  • Ekonom vokal, independen, teguh perjuangkan kemakmuran rakyat.

Liputan6.com, Jakarta- Ekonom Kwik Kian Gie tutup usia. Kepergiaanya menyisakan kenangan mendalam bagi mereka yang mengenalnya. Salah satunya Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas yang menyebut Kwiek sebagai tokoh dan guru bangsa yang sangat patut diteladani.

"Kwiek Kian Gie adalah seorang tokoh yang tidak gila jabatan walaupun dia pernah menduduki berbagai jabatan strategis di negeri ini," kata Abbas dalam keterangan diterima, Selasa (29/7/2025).

Abbas mencatat, sepanjang karirnya, Kwiek pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas di era pemerintahan Presiden Gus Dur. Selain itu, Kwiek juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Dia adalah sosok politisi yang negarawan di mana lewat dunia politik yang digumulinya dia ingin berbuat hal-hal yang terbaik bukan untuk dirinya dan keluarga serta partai dan kelompoknya tapi adalah untuk bangsa dan negara yang dicintainya," kenang Abbas.

Nasionalis Sejati

Abbas juga menilai, sosok Kwiek adalah nasionalis tulen yang tidak pernah berhenti berpikir dan berbicara dengan kritis terhadap persoalan-persoalan yang sedang dihadapi oleh bangsa dan negaranya.

"Dia ingin bangsa dan negaranya menjadi negara dan bangsa yang hebat dan maju. Oleh karena itu dia benar-benar terusik dengan kehadiran dari para pejabat yang telah melakukan praktik korupsi yang telah banyak merugikan rakyat, bangsa dan negaranya," tegas Wakil Ketua Umum MUI ini.

Sebagai seorang ekonom, Kwiek dinilai sering menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan yang dibuat oleh pemerintah karena banyak sekali dari kebijakan-kebijakan yang dibuat tidak sesuai amanat konstitusi sehingga akhirnya rakyat sangat banyak dirugikan.

"Selamat jalan pak Kwiek. Politisi negarawan yang kami cintai," Abbas menutup.

 

Perjuangkan Kemakmuran Rakyat

Kwik Kian Gie meninggal dunia pada Senin (29/7/2025) pukul 20.00 WIB. Sebelum tutup usia, Kwik Kian Gie sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena gangguan pencernaan.

Kwik mengembuskan napas terakhir di usia 90 tahun. Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono mengatakan, Kwik merupakan ekonom yang vokal, independen, dan teguh memperjuangkan kemakmuran rakyat.

"Beliau dikenal sebagai orang yang sangat teguh memegang prinsip, khususnya prinsip pentingnya peran negara dalam mewujudkan kemakmuran bagi rakyat," kata Susiwijono, Selasa (29/7/2025).

Susiwijono mengatakan, tokoh-tokoh senior di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian saat ini juga mengingat sosok Kwik sebagai pejabat yang selalu mendorong pemerintah agar menjadi yang terdepan dalam mewujudkan ekonomi yang berkeadilan sosial.

"(Sangat teguh) dalam prinsip pentingnya peran negara dalam mewujudkan kemakmuran bagi rakyat, dan pemerintah harus menjadi yang terdepan dalam mewujudkan ekonomi yang berkeadilan sosial," kata Susi, panggilannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6