Justisia Half Marathon 2025 Resmi Diluncurkan, Waka MPR Ajak Masyarakat Bersatu lewat Semangat Olahraga

Justisia Half Marathon 2025 sekaligus menjadi bagian dari peringatan 101 tahun FHUI, dan diharapkan dapat menjadi ruang pemersatu masyarakat melalui kegiatan yang positif dan penuh semangat kebersamaan.

Diperbarui 25 Juli 2025, 11:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Eddy Soeparno luncurkan Justisia Half Marathon 2025 kolaborasi Iluni FHUI dan PLN.
  • Ajang ini diharapkan jadi ruang pemersatu masyarakat melalui kegiatan positif.
  • MPR terbuka untuk semua, setiap langkah peserta simbol semangat persatuan.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, secara resmi meluncurkan rangkaian kegiatan menuju Justisia Half Marathon 2025, yang merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Iluni FHUI) dan PLN Mobile.

Dalam sambutannya, Eddy menyampaikan bahwa ajang ini merupakan penyelenggaraan Justisia Half Marathon kedua, setelah sebelumnya sukses digelar pada tahun 2024 bertepatan dengan perayaan 100 tahun Fakultas Hukum UI. Sementara itu, edisi 2025 ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan 101 tahun FHUI, dan diharapkan dapat menjadi ruang pemersatu masyarakat melalui kegiatan yang positif dan penuh semangat kebersamaan.

“Saya ingat di tahun lalu pada saat kita menyelenggarakan acara, di hari yang sama ada tiga acara marathon juga secara bersamaan di Jakarta. Pada saat itu kita juga agak deg-degan apakah ini akan penuh? Apakah partisipannya itu cukup banyak untuk kita meriahkan? Ternyata sangat banyak dan antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan maraton itu sangat tinggi,” katanya.

Jadi, lanjut Eddy, olahraga itu adalah sebuah bahasa universal yang tidak mengenal latar belakang, tidak mengenal agama, tidak mengenal pandangan politik. Bagi Eddy, Kegiatan olahraga adalah ruang bersama dimana kita dipertemukan dan dipersatukan.

Doktor Ilmu Politik UI ini menambahkan, Justisia Half Marathon 2025 menjadi bentuk nyata bagaimana olahraga dapat menjadi medium pemersatu bangsa.

"This is not just a running event. This is a homecoming. MPR is open for all. Kita ingin setiap langkah peserta menjadi simbol semangat persatuan, kebhinekaan, dan kebangsaan. Mudah-mudahan kegiatan Justisia Half Marathon 2025 ini akan lebih meriah dan dihadiri banyak peserta. Saya harap, targetnya 6.000 peserta bisa tercapai,” ujarnya.

Doktor Ilmu Politik UI menyampaikan, bahwa MPR adalah rumah rakyat sekaligus juga rumah kolaborasi seluruh anak bangsa.

"Misalkan saja kita nanti Akan bekerja sama dengan berbagai lembaga tentang pengembangan Low Carbon Economy di Indonesia. Kemudian juga kita akan melakukan kolaborasi di bidang penanganan dan sosialisasi mengenai penanganan darurat sampah di Indonesia,” terangnya.

Dan di akhir tahun nanti, lanjut Eddy, MPR akan melakukan diskusi besar secara nasional untuk membahas tentang climate change dan bahkan climate crisis.

“Jadi ini akan jadi sebuah diskusi yang penting. Insya Allah kalau tidak ada halangan, nanti kita akan bekerja sama dengan Emil Salim Institute untuk melakukan diskusi ini,” imbuhnya.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat, mudah-mudahan kita semuanya bisa menyelenggarakan acara Justicia Health Marathon ini tanpa ada halangan, dan kita akan menjadikan Justicia Health Marathon ini sebagai tradisi MPR untuk tahun-tahun ke depannya ,” tutupnya.

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6