Prabowo Akan Hadiri Sidang Umum PBB di New York pada September 2025

Kehadiran Prabowo di Sidang Umum PBB menandai peran aktif Indonesia di dunia internasional.

Diterbitkan 17 Juli 2025, 05:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo akan hadiri Sidang Umum PBB di New York, September 2025.
  • Forum penting dunia telah dihadiri, Indonesia berperan aktif.
  • Tarif impor AS turun jadi 19% setelah negosiasi alot dengan Trump.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto diagendakan akan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digelar di New York, Amerika Serikat (AS) pada September 2025. Kehadiran Prabowo di Sidang Umum PBB menandai peran aktif Indonesia di dunia internasional.

"Jadi tinggal satu lagi, kalau dari forum-forum tertinggi tinggal satu lagi. Nanti bulan September Sidang Umum PBB di bulan September nanti dan insyaallah Presiden (Prabowo) juga akan hadir di sana," kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Gedung Kwarnas, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2025).

Dia mengatakan hingga kini Prabowo telah menghadiri forum-forum internasional bersama para pemimpin negara lain. Mulai dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), KTT BRICS, KTT ASEAN, KTT D-8, hingga Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF).

"Jadi hampir seluruh forum-forum terpenting di dunia sudah dihadiri oleh Presiden dan pemerintah kita berperan aktif dan sangat mendapatkan respect yang tinggi dari dunia internasional," jelasnya.

Hasan menyampaikan peran aktif Presiden Prabowo Subianto di kancah global membawa dampak positif bagi Indonesia. Tak hanya diperhitungkan di kancah global, namun juga membawa investasi masuk ke Indonesia sehingga menciptakan lapangan kerja.

"Jadi kita berdoa nanti negara kita dengan kepemimpinan Bapak Presiden bisa memainkan peran yang sangat penting di kancah global. Bukan hanya sekadar diperhitungkan di kancah global, tapi juga membawa manfaat yang sangat besar terhadap bangsa kita," tutur dia.

"Membawa investasi, kerja sama perdagangan sehingga bisa memunculkan lapangan kerja yang lebih banyak di negara kita," sambung Hasan.

Prabowo Hubungi Donald Trump, Bahas Tarif Impor

Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan komunikasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump melalui sambungan telepon pada Selasa malam, 15 Juli 2025.

Kedua pemimpin negara itu berbicara selama 17 menit, yang utamanya membahas kebijakan tarif impor AS terhadap produk Indonesia.

Prabowo mengungkap negosiasi soal tarif impor produk Indonesia ke Amerika Serikat (AS) dengan Presiden Donald Trump berlangsung alot.

Namun, akhirnya Indonesia-AS menyepakati tarif impor dipatok 19 persen, turun dari awalnya 32 persen.

"Saya bicara dengan Presiden Donald Trump. Alhamdulillah juga, berunding dengan alot, akhirnya ada kesepakatan," kata Prabowo kepada wartawan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (16/7/2025).

Dia menyampaikan Indonesia dan AS sama-sama memahami kepentingan negara masing-masing dalam negosiasi tarif impor. Prabowo pun memuji Trump sebagai negosiator yang cukup keras.

"Sekarang kalau enggak salah tarifnya dari 32 diturunkan jadi 19. Saya tetap nego, saya katakan beliau ini seorang negosiator yang cukup keras juga," ucap Prabowo.

Prabowo menekankan pemerintah sudah mengkalkulasi kesepakatan tarif impor dengan AS. Dia menuturkan hal terpenting yakni, kepentingan masyarakat dan pekerja tak kehilangan pekerjaannya.

"Semua sudah kita hitung, semua kita berunding. Kita juga memikirkan yang penting bagi saya adalah rakyat saya. Yang penting saya harus lindungi pekerja-pekerja kita," tutur Prabowo Subianto.

 

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6