Duel Berdarah di Ciracas, Pria Tewas Ditusuk Pisau Milik Tukang Kebab

Seorang pria tewas setelah ditusuk lawannya, AN (24), pakai pisau dapur milik tukang kebab. Duel antar korban dan pelaku terjadi di depan ruko Jalan Hjenih, Kelurahan Rambutan, Kacamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu, 9 Juli 2025.

Diterbitkan 10 Juli 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pria tewas ditusuk AN (24) di Ciracas pakai pisau dapur tukang kebab.
  • Pelaku menusuk korban setelah mengambil pisau dari gerobak kebab.
  • Korban sempat dirawat di RS, pelaku ditangkap Bhabinkamtibmas.

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria tewas setelah ditusuk lawannya, AN (24), pakai pisau dapur milik tukang kebab. Duel antar korban dan pelaku terjadi di depan ruko Jalan Hjenih, Kelurahan Rambutan, Kacamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu, 9 Juli 2025.

Terkait kejadian penusukan tersebut, polisi telah mengamankan pelaku.

"Pelaku sudah ditangkap oleh Bhabinkamtibmas Rambutan Aiptu Royadi beserta barang bukti berupa pisau di bawa ke Polsek Ciracas," kata Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Kamis (10/6/2025).

Reonald mengatakan, awalnya seorang pedagang berinisial RAM sedang sibuk berjualan kebab, tiba-tiba pelaku AN datang dan langsung mengambil pisau dari meja gerobak.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung lari ke arah korban yang lagi berdiri tidak jauh dari lokasi.

"RAM melihat korban dan pelaku sedang bertengkar," ujar dia.

Tak lama, tampak pelaku berlari ke arah dagangan RAM. Di sana, ia meletakan pisau di meja gerobak. Disusul korban yang juga berlari sambil memengang perut.

 

Minta Diantar ke Rumah Sakit

Dalam kondisi terluka, korban minta tolong ke pedagang ayam goreng untuk diantar ke Rumah Sakit Harapan Bunda.

"Korban bilang kena tusuk dan meminta ke HF. Dia (HF) mengambil sepeda motor mengantar korban ke rumah Sakit Harapan Bunda," ucap dia.

Reonald mengatakan, korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawa tak tertolong. Korban dinyatakan tewas beberapa saat setelah sampai rumah sakit.

"Saat Itu korban masih hidup dan kira-kira 15 menit HF meninggalkan Rumah Sakit Harapan Bunda karena S dan AB datang ke rumah sakit. Namun korban sudah meninggal dunia," ujar dia

Pelaku sendiri sempat melarikan diri. Namun, berhasil ditangkap oleh Bhabinkamtibmas Rambutan, Aiptu Royadi,

Saat ini, pelaku sudah dibawa ke Polsek Ciracas guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum. "Kasus ditangani Polsek Ciracas," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6