Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani Ditunjuk Jadi Dirut Bulog, Ini Kata Menhan

Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani ditunjuk sebagai Direktur Utama Perum Bulog menggantikan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya. Penunjukan ini disahkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Diperbarui 09 Juli 2025, 15:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani ditunjuk sebagai Dirut Perum Bulog.
  • Penunjukan ini menggantikan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya yang kembali bertugas di TNI.
  • Ahmad Rizal harus pensiun dari TNI sebelum menjabat sebagai Dirut Bulog.

Liputan6.com, Jakarta - Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani resmi ditunjuk jadi Direktur Utama Perum Bulog, menggantikan Letjen TNI Novi Helmy Prasetya. Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin pun angkat bicara.

Sjafrie menegaskan, jabatan Direktur Utama Perum Bulog tidak boleh dirangkap oleh prajurit aktif. Karena itu, sebelum resmi menjabat, Ahmad Rizal harus harus pensiun terlebih dahulu dari TNI.

"Penggantinya Novi. Namanya Rizal. Tapi harus pensiun," kata Sjafrie usai menghadiri acara di Kejaksaan Agung, Rabu (9/7/2025).

Saat ditanya soal proses pensiun Rizal, Sjafrie menjelaskan prosedurnya tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku. "Prosesnya, menjabat harus pensiun," tandas dia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menunjuk Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Ahmad Rizal Ramdhani menjadi Direktur Utama Perum Bulog.

Dengan demikian, Rizal menggantikan Novi Helmy Prasetya yang ditarik kembali untuk menjalankan tugas di militer. Erick membenarkan penunjukkan Ahmad Rizal jadi Dirut Bulog.

"Ada Dirut baru lagi, iya (Mayjen TNI Ahmad Rizal)," kata Erick Thohir ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/7/2025).

 

 

Letjen Novi Helmy Kembali ke Militer

Dia tak bicara banyak mengenai alasannya menunjuk Ahmad Rizal jadi Dirut Bulog. Hanya saja, ada tugas untuk meningkatkan serapan beras petani lokal oleh Bulog.

"Saya tidak tahu. Itu kan mereka ingin menarik, penugasannya mungkin dianggap sudah selesai. Nah untuk tahun depan ini kan ada kembali tugas untuk menyerap, untuk petani," kata dia.

Sebagaimana diketahui, kursi tertinggi dewan direksi itu sempat diisi oleh Direktur Pengadaan Bulog Prihasto Setyanto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Bulog.

Erick turut mengungkapkan alasan mencopot Novi Helmy dari kursi Dirut Bulog. Menurutnya, Novi diminta Panglima TNI Agus Subiyanto untuk bertugas kembali di militer.

"Sudah kan kemarin Pak Novi diminta Panglima untuk bertugas lagi di TNI," ungkap Erick.

Diketahui, pencopotan Novi ini tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-179/MBU/06/2025 tertanggal 30 Juni 2025.

Profil Singkat Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani

Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani lahir di Jakarta pada 19 November 1970. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1993 dari kecabangan Zeni (teknik militer). Sebelum ditunjuk sebagai Dirut Bulog, Ahmad Rizal menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada tahun 2023.

Sepanjang karier militernya, Mayjen Ahmad Rizal Ramdhani telah menduduki berbagai posisi penting, termasuk Pabandya Pam Sintel Kodam I/Bukit Barisan (2007) dan Dandenintelkam I/Bukit Barisan.

Ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Deputi (2021) dan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (2022), serta Komandan Korem 162/Wira Bhakti dan Komandan Satgas BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

Pengalaman luas di bidang intelijen dan teknik militer, serta kepemimpinan dalam berbagai posisi strategis di TNI AD, menjadi dasar pertimbangan penunjukannya sebagai pemimpin Perum Bulog. Diharapkan, ia dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kinerja Bulog dalam menyerap hasil panen petani lokal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6