Apresiasi BPOM dan Kemenkes RI untuk Perusahaan Jepang Jaga Kesehatan Mental Karyawan

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI Maria Endang Sumiwi berharap Otsuka terus menjadi champion dan agent of change dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan menjadi inspirasi bagi dunia usaha di Indonesia

Diperbarui 27 Juni 2025, 13:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Otsuka luncurkan program 'Mental Ease at Workplaces' rayakan 50 tahun di Indonesia.
  • Program ini wujud komitmen dukung kesehatan mental karyawan secara holistik.
  • Inisiatif ini meliputi edukasi, konseling, dan sistem dukungan rehabilitatif.

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka merayakan 50 tahun kiprahnya di Indonesia, Otsuka Group secara resmi meluncurkan program Mental Ease at Workplaces, sebuah inisiatif strategis yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat secara mental serta mendukung penghapusan stigma terhadap isu kesehatan mental di tempat kerja.

"Program ini menjadi komitmen jangka panjang Otsuka Group dalam bidang keberlanjutan sumber daya manusia dan kesejahteraan karyawan. Program ini mengedepankan pendekatan holistik yang mencakup aspek Promotif, Preventif, Kuratif, dan Rehabilitatif," ujar Human Capital & Corporate Communications Director Otsuka Group Sudarmadi Widodo melalui keterangan tertulis, Rabu (25/6/2025).

Dia mengatakan, sebagai perusahaan yang memiliki filosofi 'Otsuka-people creating new products for better health worldwide' ini, memandang wellbeing karyawan sebagai prioritas strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang berdaya tahan, inklusif, dan produktif.

"Pendekatan ini mencakup dimensi kesehatan fisik, mental dan sosial sebagai satu kesatuan yang saling menunjang. Kami melihat kesehatan mental merupakan fondasi dari produktivitas dan kesejahteraan di lingkungan kerja, oleh karena itu Dalam momentum ini, kami meluncurkan program Mental Ease at Workplaces," papar Sudarmadi.

"Kami tidak hanya ingin memberi ruang aman bagi karyawan, tetapi juga ingin menciptakan budaya yang menyadari pentingnya perawatan mental secara berkelanjutan," sambung dia.

Menurut Sudarmadi, program ini meliputi berbagai inisiatif mulai dari edukasi dan pelatihan untuk peningkatan literasi kesehatan mental, penyediaan layanan konseling profesional, hingga sistem dukungan rehabilitatif yang ramah dan inklusif bagi karyawan yang membutuhkan pemulihan.

 

Kata Kepala BPOM dan Kemenkes RI

Dalam peluncuran program ini dihadiri oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Taruna Ikrar turut memberikan dukungannya.

"Otsuka telah menjadi bagian penting dalam sejarah kesehatan Indonesia. Sebagai pelopor larutan infus di negeri ini, kontribusinya dalam penanganan kolera dan disentri tidak bisa dilupakan. Dukungan Otsuka terhadap riset saya di Jepang dua dekade lalu menjadi inspirasi kolaborasi Academia, Business, dan Government yang kini kami kembangkan di Indonesia," jelas dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI Maria Endang Sumiwi menambahkan, perusahaan ini cukup membantu kesehatan masyarakat Indonesia.

"Otsuka selalu menjadi pionir dalam usaha Kementerian Kesehatan untuk menyehatkan masyarakat Indonesia dari penanganan TBC hingga kini memulai langkah strategis untuk berkontribusi di kesehatan jiwa," ucap dia.

"Kami berharap Otsuka terus menjadi champion dan agent of change dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan menjadi inspirasi bagi dunia usaha di Indonesia," sambung Maria.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6