Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Pelajar di Jaksel

Polisi mengantongi identitas pelaku pembacokan terhadap pelajar berinisial FA (15) di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Diterbitkan 23 Juni 2025, 15:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi kantongi identitas pelaku pembacokan pelajar FA di Radio Dalam.
  • Kasus ini bukan begal, murni tawuran remaja, pelaku masih dibawah umur.
  • Korban belum bisa dimintai keterangan, polisi telusuri CCTV lain.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengantongi identitas pelaku pembacokan terhadap pelajar berinisial FA (15) di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hasil penyelidikan, FA bukan menjadi korban begal, kasus ini murni tawuran antarremaja. Kini, pelakunya dalam perburuan.

"Iya tawuran. Kita sudah tau kok identitasnya. (Pelaku) masih di bawah umur juga," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Suparmin dalam keterangannya, Senin (23/6/2025).

Suparmin mengatakan, korban FA, hingga kini belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan. "Mungkin nanti kita kalau enggak jemput bola atau enggak kita panggil ke kantor. Di bawah umur kan (korbannya) kita mesti janjian juga sama P2A," tandas dia.

Sebelumnya, Seorang pelajar berinisial FA (15), dibacok oleh orang tak dikenal saat berada di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi menduga ini bukan kasus pembegalan, indikasinya justru mengarah ke tawuran.

 

Buntut Aksi Tawuran

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin, menerangkan, pembacokan ini buntut dari aksi tawuran antarremaja. Meski korban sempat pamit kepada orang tuanya untuk beli makan, fakta justru bertolak belakang.

“Keterangan dari ibunya korban itu, dia pamitnya beli makan, boncengan sama temannya. Tapi kalau kita lihat dari hasil lapangan kayaknya anak-anak itu tawuran, kejar kejaran. Karena kalau dibegal pasti motornya diambil, nah ini enggak ada yang diambil," kata Suparmin dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Dia menerangkan, insiden terjadi di Jalan Kubis II, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu, 14 Juni 2025 pada pukul 02.00 WIB.

Saat kejadian, korban FA dibonceng seorang temannya. Hingga saat ini teman korban belum dapat dimintai keterangan karena kondisinya masih menjalani pengobatan di rumah sakit.

"Temannya dan korban juga belum bisa dimintai keterangan kan, katanya masih sakit lah, tapi kayak lecet aja sih, sudah pulang dari RS, ga dirawat," ujar dia.

 

Telusuri CCTV

Kendati, dari penyelidikan, dugaan kasus ini berkaitan dengan tawuran antarremaja semakin menguat.

"Iya dugaan saya tawuran, kejar-kejar dari jauh lah ya, terus jatuh, dibacok, kayak di CCTV itu, kena pinggangnya," ujar dia.

Lebih lanjut, pihak kepolisian tengah menelusuri CCTV lain yang merekam aksi dugaan tawuran ini. Karena rekaman awal tidak memperlihatkan nomor polisi motor secara jelas.

"Di situ kemarin enggak jelas dari CCTV yang viral itu, pekatnya enggak jelas kan, lagi dicari CCTV yang lain," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6