Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Contraflow Diterapkan di Tol Jagorawi Arah Puncak

Mengantisipasi lonjakan kendaraan saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Jasa Marga menerapkan contraflow di Tol Jagorawi arah Puncak atas diskresi Kepolisian.

Diterbitkan 30 Mei 2025, 10:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus menyebabkan peningkatan volume kendaraan di Tol Jagorawi arah Puncak. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Jasa Marga memberlakukan contraflow atas diskresi Kepolisian.

Contraflow diterapkan di ruas Tol Jagorawi arah Puncak, tepatnya dari KM 44+400 hingga KM 46+400, mulai pukul 08.00 WIB. Hal ini disampaikan oleh Senior Manager Representative Office 1 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta.

"Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku," kata Alvin dalam keterangan diterima, Jumat (30/5/2025).

Alvin mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. 

"Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan," minta dia. 

Mengingat situasi arus lalu lintas yang dinamis, Alvin meminta para pengguna jalan terus memperbaharui informasi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui aplikasi atau pun call center resmi.

"Terus perbaharui informasi lewat center 24 jam Jasa Marga 14080 atau melalui aplikasi Travoy," dia menandasi.

165.941 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 165.941 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada Rabu, 28 Mei 2025, atau H-1 menjelang libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 23,2% jika dibandingkan lalin normal," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana dalam keterangannya, Kamis (29/5/2025).

Ia menyebut, untuk distribusi kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 73.282 kendaraan (44,2%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung).

Kemudian, 53.563 kendaraan (32,3%) menuju arah Barat (Merak) dan 39.096 kendaraan (23,6%) menuju arah Selatan (Puncak).

Lisye menjelaskan, kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 36.795 kendaraan, naik sebesar 36,7% dari lalin normal.

Tujuan Bandung

Sedangkan, kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 36.487 kendaraan, naik sebesar 29,3% dari lalin normal.

"Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 73.282 kendaraan, naik sebesar 32,9% dari lalin normal," sebutnya.

Kemudian, kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 53.563 kendaraan, naik sebesar 10,9% dari lalin normal.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 39.096 kendaraan, naik sebesar 25,2% dari lalin normal.

Imbauan Jasa Marga

"Jasa Marga memprediksi sebanyak 759.650 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek, naik 5,35% jika dibandingkan lalin normal selama lima hari periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2025 yaitu pada periode 28 Mei-1 Juni 2025. Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama," jelasnya.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.

"Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, pastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, pergunakan rest area untuk beristirahat jika lelah berkendara serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6