Liputan6.com, Jakarta - Bea Cukai Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran pita cukai palsu. Kasus yang berhasil diungkap sejak Januari 2025 kini telah memperoleh putusan hukum tetap dari Pengadilan Negeri Kudus sejak Rabu, 7 Mei 2025.
Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Lenni Ika Wahyudiasti, mengatakan bahwa pihaknya secara aktif mengawal kasus tersebut sejak penangkapan pelaku hingga proses hukum tuntas.
“Kasus ini melibatkan tiga pelaku yang berperan sebagai pembeli, perantara, dan penyedia. Kami melakukan penangkapan pada 22 Januari 2025, menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Kudus pada 20 Maret, dan memastikan kasus ini berlanjut ke tahap penuntutan pada 17 April. Akhirnya, perkara ini berhasil diputus dengan kekuatan hukum tetap pada 7 Mei 2025,” ujar Lenni.
Advertisement
Pengungkapan kasus bermula dari informasi adanya mobil yang diduga mengangkut pita cukai palsu di wilayah Kudus. Petugas Bea Cukai melakukan penyisiran dan berhasil menghentikan kendaraan tersebut di Jalan Raya Kudus–Colo. Mobil tersebut menuju ke sebuah percetakan di Desa Bacin, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.
“Dari mobil yang dikemudikan SA (31), ditemukan tiga rim pita cukai yang diduga palsu dan telah terpotong. Dari percetakan di Desa Bacin, ditemukan enam rim pita cukai palsu lainnya yang baru saja diserahkan SA untuk dipotong,” jelas Lenni.
Potensi Penerimaan Negara yang Hilang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439230/original/057543400_1619358945-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_8.15.14_PM.jpeg)
Berdasarkan pengakuan SA, pita cukai tersebut diperoleh dari AS (52), warga Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo. Penggeledahan di rumah AS menemukan 16 lembar pita cukai palsu yang belum dipotong.
Bea Cukai juga menangkap RN (47), warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, yang diduga sebagai pihak yang memerintahkan pengadaan pita cukai palsu.
Perbuatan ketiga pelaku melanggar Pasal 55 huruf b Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, sebagaimana diubah terakhir melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukuman bagi pelaku adalah pidana penjara antara satu hingga delapan tahun, serta denda minimal delapan kali dan maksimal sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.
Lenni menyebutkan, potensi penerimaan negara yang hilang akibat peredaran pita cukai palsu ini mencapai Rp1,33 miliar, yang berasal dari cukai, PPN, dan pajak rokok.
“Apresiasi kami sampaikan kepada Kejari Kudus dan Pengadilan Negeri Kudus atas sinergi dalam penegakan hukum di bidang cukai. Dari kasus ini dapat kami sampaikan kepada masyarakat bahwa pita cukai asli dan resmi hanya dapat dipesan dan diambil di Kantor Bea Cukai. Semoga vonis terhadap ketiga tersangka menjadi pelajaran agar masyarakat tidak melakukan pelanggaran di bidang cukai,” kata Lenni.
Advertisement
Tekan Peredaran Rokok Ilegal
Dia juga menegaskan komitmen Bea Cukai Kudus dalam menekan peredaran rokok ilegal, baik tanpa pita cukai, menggunakan pita cukai palsu, salah personalisasi, salah peruntukan, maupun pita cukai bekas.
“Upaya preventif kami lakukan melalui sosialisasi, pemasangan baliho, penyebaran pamflet dan stiker, serta iklan komersial tentang pemberantasan rokok ilegal. Kami juga gencar melakukan penindakan dan operasi pasar, baik mandiri maupun bersama aparat dan pemerintah daerah,” tutup dia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3858938/original/041694600_1640823712-220103_special_content__Redam_Kanker_dengan_Cukai_Rokok_S.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5235468/original/004948300_1748420762-WhatsApp_Image_2025-05-28_at_09.19.07.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298971/original/029983100_1784189118-WhatsApp-Image-2026-07-16-at-13.54.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293236/original/065437000_1783679541-Sidang-putusan-kasus-suap-Bea-dan-Cukai-100726-MRH-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/909194/original/048757600_1435146079-Showroom-Mobil-Dibongkar-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2843652/original/051367500_1562145738-yayaya_oke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494724/original/099508900_1770310582-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_23.13.03.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8318107/original/002868700_1782186014-IMG_4971.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8318060/original/047249800_1782185978-IMG_4977.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617284/original/010929700_1635503741-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-1.jpg)