Bertemu PM Li Qiang, Prabowo Apresiasi MoU Bakamla RI-China Coast untuk Keamanan Maritim

Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama dengan China untuk menciptakan kawasan yang damai dan aman.

Diperbarui 25 Mei 2025, 12:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penandatangaan nota kesepahaman (MoU) keamanan maritim antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dengan China Coust Guard. Prabowo mengatakan MoU ini akan meningkatkan keselamatan maritim antara Indonesia dan China.

"Terkait keamanan maritim, saya menyambut baik penandatanganan kerja sama MoU antara Bakamla di Indonesia dan China Coast Guard," kata Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan PM China Li Qiang di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (25/5/2025).

"MoU ini akan meningkatkan kerja sama dalam pengembangan kapasitas, perkembangan informasi, dan keselamatan maritim," sambungnya.

Menurut dia, Indonesia siap menciptakan kawasan yang aman dan sejahtera. Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama dengan China untuk menciptakan kawasan yang damai dan aman.

"Indonesia siap untuk menciptakan kawasan yang aman dan sejahtera. Indonesia siap untuk memperkuat kerja sama dengan Tiongkok untuk bersama-sama kita menciptakan kawasan yang damai, yang aman untuk semua," jelasnya.

Selain itu, Prabowo menuturkan Indonesia akan terus mendukung negosiasi Code of Conduct di Laut China Selatan untuk memperkuat stabilitas kawasan. Pasalnya, kata dia, China merupakan mitra yang penting dalam negosiasi tersebut.

"Untuk memperkuat stabilitas kawasan, Indonesia akan terus mendukung dan mempercepat penyelesaian negosiasi Code of Conduct. Kami melihat Republik Rakyat Tiongkok adalah mitra yang menentukan dalam upaya ini," tutur Prabowo.

Terima PM China, Prabowo: Selamat Datang di Jakarta, Ibu Kota Indonesia

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) China Li Qiang di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (25/5/2025). Prabowo mengaku merasa terhormat dapat menerima kunjungan resmi PM Li Qiang.

"Sekali lagi, saya ucapkan selamat datang di Jakarta, Ibu Kota Indonesia dan saya ingin sekali lagi menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikan kepada kami menerima kunjungan Yang Mulia di Istana Merdeka," kata Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan PM China dan delegasi di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Menurut dia, kunjungan PM China Li Qiang menegaskan persahabatan yang erat antara Indonesia dan China. Adapun hubungan diplomatik Indonesia-China sudah berjalan selama 75 tahun.

"Ini suatu kunjungan yang sangat penting menurut kami karena kunjungan yang mulia menegaskan persahabatan yang baik erat antara Tiongkok dan Republik Indonesia dan juga lebih penting antara rakyat Tiongkok dan Indonesia. Kita menandai 75 tahun hubungan diplomatik," jelas dia.

 

Siap Perkuat Kerja Sama

Tak hanya itu, kata dia, kedua negara memiliki sejarah yang panjang usai 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung. Konferensi ini menjadi momen penting kerja sama Indonesia dan China.

"Tahun ini 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung, kita dua negara kita masing-masing memiliki sejarah yang panjang dan sekarang ini kita telah menjadi mitra yang memiliki hubungan strategis yang komprehensif," tutur Prabowo.

Prabowo menegaskan, Indonesia siap memperkuat kerja sama dengan China untuk menciptakan kawasan yang damai dan aman untul semua pihak.

"Indonesia siap untuk menciptakan kawasan yang aman dan sejahtera. Indonesia siap untuk memperkuat kerja sama dengan Tiongkok untuk bersama-sama kita menciptakan kawasan yang damai, yang aman untuk semua," pungkas Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6