Cuaca Panas, BP Haji Minta Jemaah Jaga Kesehatan

BP Haji mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri dalam aktivitas ibadah fisik yang berlebihan, terutama di luar waktu yang aman.

Diperbarui 18 Mei 2025, 15:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) mengingatkan seluruh jemaah haji untuk terus menjaga kesehatan dan mempersiapkan fisik sebaik-baiknya menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan cuaca di Arab Saudi yang kini memasuki musim panas ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah. Dia pun mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri dalam aktivitas ibadah fisik yang berlebihan, terutama di luar waktu yang aman.

"Dengan suhu yang dapat menembus lebih dari 45 derajat Celsius, risiko kelelahan, dehidrasi, hingga heat stroke harus benar-benar diwaspadai," ujar Dahnil, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, (18/5/2025).

Dahnil pun menyoroti pentingnya menjaga pola istirahat dan asupan cairan yang cukup. Bila tidak memungkinkan untuk melaksanakan ibadah di Masjidil Haram, jamaah dianjurkan untuk beribadah di pemondokan masing-masing, yang tetap berada dalam kawasan Tanah Haram dan tetap memiliki keutamaan pahala.

Selain memberikan arahan kepada jemaah, pihaknya dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan optimal dan menjadi rujukan penting untuk penyelenggaraan haji kedepannya yang akan dipegang penuh oleh BP Haji.

"BP Haji terlibat langsung dalam tugas-tugas dukungan dalam berbagai aspek strategis, mulai dari layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi, serta pendampingan jamaah di lapangan, serta berbagai aspek dukungan lainnya," kata Dahnil.

Seluruh langkah ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya kolektif untuk memastikan jamaah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Apresiasi Petugas Haji

Dalam kesempatan tersebut Dahnil mengapresiasi seluruh petugas haji Indonesia, para petugas pelayan duyufurrahman, yang telah dan terus bekerja dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.

Dia menila, pelayanan yang mereka berikan bukan hanya bersifat teknis, melainkan juga mencerminkan semangat pelayanan kepada tamu-tamu Allah.

"Kita semua mendoakan agar para petugas diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas mulia ini. Kehadiran mereka sangat berarti bagi jamaah, dan menjadi bagian dari ikhtiar kolektif bangsa Indonesia dalam menghantarkan jamaah menuju kemabruran haji," ujar Dahnil

Diketahui, fase kedatangan jemaah calon haji Indonesia gelombang kedua dimulai pada 17 Mei dan akan berlangsung hingga 31 Mei 2025. Pada fase ini jemaah diberangkatkan langsung dari berbagai embarkasi di Tanah Air menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

 

Jadwal Lengkap Haji 2025

Berikut jadwal lengkap haji 2025 yang perlu Anda ketahui:

  • Gelombang I:
  • 1 Mei 2025: Jemaah masuk asrama haji.
  • 2 Mei - 16 Mei 2025: Keberangkatan ke Madinah.
  • 11 Mei - 25 Mei 2025: Pergerakan dari Madinah ke Makkah.
  • 11 Juni - 25 Juni 2025: Pemulangan dari Makkah ke Indonesia.
  • Gelombang II:
  • 17 Mei 2025: Keberangkatan ke Jeddah.
  • 17 Mei 2025: Kedatangan 14 kloter pertama di Jeddah.
  • 31 Mei 2025: Perkiraan akhir keberangkatan ke Jeddah.
  • 18 Juni - 2 Juli 2025: Pemberangkatan dari Makkah ke Madinah.
  • 26 Juni - 10 Juli 2025: Pemulangan dari Madinah ke Indonesia.
  • 11 Juli 2025: Akhir kedatangan di Indonesia.
  • Puncak Haji:
  • 4 Juni 2025: Perjalanan ke Arafah.
  • 5 Juni 2025: Wukuf di Arafah.
  • 6 Juni 2025: Idul Adha 1446 H.
  • 7-9 Juni 2025: Hari Tasyrik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6