Aksi Hari Buruh 1 Mei, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Polda Metro Jaya menyiapkan kantong-kantong parkir yaitu JXPO Kemayoran, Jalan Benyamin Sueb dan Parkir Timur Senayan atau GBK saat Hari Buruh 1 Mei 2025.

Diperbarui 29 April 2025, 19:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Peringatan Hari Buruh atau May Day akan berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada, Kamis 1 Mei 2025. Polisi pun mengimbau masyarakat menghindari jalur yang dilewati massa buruh seperti kawasan Monas, Lapangan Banteng, hingga Sudirman-Thamrin

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, kepadatan diprediksi akan terlihat sejak pukul 06.00 WIB.

"Lebih dari 200 ribu buruh dari berbagai daerah pergerakan mereka nanti akan masuk ke Jakarta. Ini telah kita koordinasikan mulai dari Banten, Tanggerang, dan Bekasi, Jawa Barat, dan sekitarnya. Ini telah kita lakukan berbagai upaya rekayasa arus lalu lintas sehingga diharapkan aktivitas tanggal 1 Mei nanti bisa berjalan sesuai harapkan," kata dia, Selasa (29/4/2025).

Dia membeberkan jalur yang digunakan massa buruh menuju ke kawasan Monas. Kendaraan roda empat atau bus dari Banten atau Tangerang masuk melalui Tol Kebon Jeruk-Tomang-Harmoni-Lapangan Banteng-Monas.

Berikutnya, kendaraan roda dua atau sepeda motor dari arah Banten atau Tangerang akan melintas melalui Daan Mogot-Grogol-Gajah Mada-Harmoni-Pasar Baru-Lapangan Banteng-Monas.

Sementara itu, kendaraan roda empat dari arah Bekasi melalui Tol Cawang-Cempaka Putih-Tugu Tani-Kedubes AS-Monas. Sedangkan, pemotor dari arah Bekasi akan melintas Kalimalang-Cempaka Putih-Monas.

Komarudin menyebut, pihaknya juga menyiapkan kantong-kantong parkir yaitu JXPO Kemayoran, Jalan Benyamin Sueb dan Parkir Timur Senayan atau GBK.

"Inilah spot-spot ataupun titik yang nantinya dimungkinkan akan ada kepadatan termasuk ruas jalan Sudirman-Thamrin. jalan utama yang juga nanti akan kita gunakan untuk mengurai ataupun mobilisasi pergerakan dari rekan-rekan buruh untuk menuju dan kembali dari Monas," ucap dia.

Hindari Kawasan Monas

Komarudin memastikan tak ada penutupan jalan. Namun, rekayasa lalu lintas akan disiapkan untuk menghindari kepadatan. Selain itu, seluruh pergerakan massa akan dikawal ketat petugas hingga ke kawasan Monas.

"Seluruh pergerakan akan dilakukan pengawalan oleh petugas, jadi tidak ada penyekatan tidak ada penutupan namun kita kawal kita alirkan seluruhnya tentu harapannya seluruh aktivitas bisa berjalan," ucap dia.

Dalam kesempatan itu, Komarudin mengimbau kepada masyarakat Jakarta untuk menghindari ruas sekitar Monas dan jalan protokol pada pagi hingga siang hari.

"Masyarakat bisa menggunakan akses jalan alternatif yang lain sehingga tidak beririsan dengan aktivitas yang berada di sekitar Monas mulai dari jalan Merdeka Barat, Utara, Timur, Selatan termasuk akses jalan sekitarnya yang mungkin nanti akan terdampak seperti Pejambon, kemudian Sudirman-Thamrin akses yang ke Harmoni dan sekitarnya ini yang mungkin perlu diingatkan kepada seluruh masyarakat yang nantinya akan beraktivitas di sekitar Monas," ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6